BeritaLaporan Liputan

Pemko Sibolga dan Yayasan Buddha Tzu Chi Serahkan 114 Hunian Tetap Lengkap dengan Furnitur dan Sertifikat Hak Milik

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menghadiri kegiatan penyerahan kunci hunian tetap (huntap), furnitur, dan sertifikat hak milik kepada masyarakat penerima manfaat di kawasan Huntap Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Selasa (09/06/2026).
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera II, Ir. Wahyu Adi Satriawan, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas dukungannya dalam penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa pembangunan tahap pertama sebanyak 114 unit rumah telah dimulai sejak Desember dan menjadi salah satu proyek yang lebih awal direalisasikan dibandingkan daerah lain.
Selain itu, ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam percepatan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak bencana. Ia berharap para penerima manfaat dapat menjaga dan merawat rumah beserta fasilitas yang telah diberikan, sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan hunian yang baru.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sibolga menyampaikan bahwa penyerahan hunian tetap merupakan momentum penting yang mencerminkan kepedulian pemerintah dalam menghadirkan tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
“Pembangunan hunian tetap ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Sibolga, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi terbaiknya,” ucap Wakil Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Sibolga bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyerahkan 114 unit hunian tetap lengkap dengan furnitur, berupa satu set sofa, satu set meja makan, satu set rak serbaguna, dua set tempat tidur lengkap dengan bantal, serta dua set selimut untuk setiap rumah.
Selain menerima kunci rumah dan furnitur, para penerima manfaat juga memperoleh sertifikat hak milik secara gratis sebagai bentuk kepastian hukum atas kepemilikan rumah yang ditempati.
Wakil Wali Kota juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sibolga akan terus melengkapi kawasan hunian tetap tersebut dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti jalan paving block, drainase, penerangan jalan, jaringan air minum, koperasi Merah Putih, serta layanan internet gratis yang didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Selain itu, peningkatan akses Jalan Parombunan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun ini.
Sementara itu, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Mujianto, menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya pembangunan 114 unit hunian tetap yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas rumah tangga. Ia berharap hunian tersebut dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa keberkahan bagi para penerima manfaat.
Dalam kesempatan yang sama, Kantor Pertanahan Kota Sibolga melalui Plt. Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran, Marince Florida Pangaribuan, S.ST., menegaskan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mendukung program pemerintah melalui penerbitan sertifikat hak milik bagi masyarakat penerima hunian tetap korban bencana Sumatera di Kota Sibolga.
Menurutnya, penyerahan sertifikat tidak hanya memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan bangunan, tetapi juga menjadi wujud kehadiran negara dalam memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat pascabencana. Namun demikian, sertifikat tersebut tidak dapat dialihkan melalui jual beli, sewa, maupun pemindahtanganan dalam jangka waktu tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Di akhir kegiatan, Pemko Sibolga secara resmi menyerahkan kunci hunian tetap, furnitur, dan sertifikat hak milik kepada para penerima manfaat, dilanjutkan dengan peninjauan rumah hunian tetap.
Turut hadir unsur Forkopimda Kota Sibolga, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., para staf ahli dan asisten, Kepala Stasiun LPP Radio Republik Indonesia Sibolga, Isnaini, S.E., M.M., perwakilan Badan Pusat Statistik Kota Sibolga, pimpinan OPD, perwakilan instansi vertikal, camat dan lurah se-Kota Sibolga, tim Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima manfaat.

Related Articles

Back to top button