Salat Zuhur Berjamaah ASN Muslim Pemko Sibolga di Masjid Agung

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus memperkuat pembinaan karakter aparatur sipil negara (ASN) melalui program ibadah harian yang digagas Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menumbuhkan integritas, kedisiplinan, serta nilai-nilai spiritual di lingkungan kerja pemerintahan.
Bagi ASN beragama Islam, kegiatan ibadah pada Rabu (08/07/2026) siang dilaksanakan di Masjid Agung, Jalan P. Diponegoro, Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota.
Kegiatan diikuti oleh ASN yang terdiri dari PNS, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, serta tenaga outsourcing. Rangkaian ibadah diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Chairil Anwar, JQ.

Dalam tausiahnya, Ustaz Chairil Anwar menyampaikan bahwa ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang diamalkan dan mampu memberikan kebaikan bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat. Beliau menekankan bahwa setiap muslim perlu terus menuntut ilmu, terutama ilmu agama, sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah, membentuk akhlak yang mulia, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan benar. Ilmu yang disertai keikhlasan dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi amal jariah yang pahalanya terus mengalir serta membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Pada pelaksanaan hari ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan meliputi Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas PP dan KB, serta Kecamatan Sibolga Kota.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Wali Kota Sibolga Nomor: 451.12/77/2026 tentang pelaksanaan salat Zuhur berjamaah bagi pegawai beragama Islam serta kebaktian bagi pegawai beragama Kristen/Katolik di lingkungan Pemko Sibolga.

Program ibadah harian ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis dengan sistem penjadwalan bergiliran bagi seluruh OPD. Pengaturan ini bertujuan agar kegiatan pembinaan spiritual tetap berjalan optimal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pelaksanaan yang konsisten dan terstruktur, Pemko Sibolga berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga mampu membentuk budaya kerja yang berintegritas, harmonis, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik.



