Pemko Sibolga Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Karhutla Hadapi El Nino 2026–2027

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 bertema “Bersinergi untuk Negeri Menghadapi El Nino 2026 dan 2027” secara virtual melalui zoom meeting dari Ruangan Command Center, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (18/06/2026).
Rakor diikuti oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., bersama Kepala Satpol PP Kota Sibolga, Muhammad Rasyd Manalu, S.Pd., M.I.Kom.
Rakor dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago. Dalam arahannya, Menko Polkam menegaskan bahwa Karhutla merupakan ancaman serius yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, ekonomi, dan ketahanan nasional, terutama di tengah potensi El Nino pada 2026–2027.
Data menunjukkan luas Karhutla nasional pada tahun 2024 mencapai 376.805 hektare, sedangkan pada tahun 2025 tercatat 359.619 hektare. Hingga 31 Mei 2026, luas lahan yang terbakar telah mencapai 8.177 hektare. Sementara itu, berdasarkan pemantauan hingga 15 Juni 2026, tercatat 1.007 hotspot atau meningkat lebih dari 205 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang berjumlah 330 hotspot. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, Menko Polkam menyampaikan bahwa keberhasilan pengendalian Karhutla sangat bergantung pada upaya pencegahan, penguatan deteksi dini, respons cepat, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Adapun tiga fokus nasional pengendalian Karhutla tahun 2026 meliputi pencegahan kebakaran hutan dan lahan berskala besar, pencegahan bencana asap di tingkat wilayah maupun lintas negara, serta penguatan sistem deteksi dini dan respons cepat melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
Menutup arahannya, Menko Polkam mengajak seluruh peserta rakor untuk menjadikan pengendalian Karhutla sebagai gerakan nasional yang berkelanjutan guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman El Nino serta menjaga Indonesia dari bencana kebakaran hutan dan lahan.
Melalui rakor ini, pemerintah memperkuat sinergi lintas sektor guna mencegah terjadinya Karhutla berskala besar, mencegah bencana asap, serta meningkatkan kesiapsiagaan nasional menghadapi dampak El Nino.



