Percepat Rehab-Rekon Pascabencana, Pemko Sibolga Prioritaskan Hunian Tetap dan Normalisasi Sungai
SIBOLGA — Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menggenjot percepatan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah setempat. Fokus utama penanganan diarahkan pada pemulihan infrastruktur, normalisasi aliran sungai, serta penyediaan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.
Setelah melewati masa tanggap darurat, Pemko Sibolga transisi menuju pemulihan total. Wilayah prioritas utama mencakup Kecamatan Sibolga Utara dan Kecamatan Sibolga Selatan yang mengalami dampak terberat.

Dua Agenda Besar Pemulihan Fisik
Wali Kota Sibolga menyatakan bahwa pemerintah daerah terus bergerak cepat melalui sinergi bersama instansi vertikal, TNI, Polri, serta masyarakat untuk merampungkan pembersihan sisa material longsor di Kelurahan Aek Manis dan sekitarnya.
Penanganan fisik difokuskan pada dua langkah strategis:
Normalisasi Sungai: Berkolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melakukan pengerukan sedimen dan normalisasi permanen di daerah aliran Sungai Aek Doras (Sibolga Utara) dan Sungai Sihopo-hopo (Sibolga Selatan) guna mencegah potensi banjir susulan.
Pembangunan Hunian Tetap (Huntap): Melakukan validasi data warga pemilik rumah rusak berat agar segera terintegrasi dengan program relokasi dan pembangunan huntap dari pemerintah pusat. Pembangunan infrastruktur dasar pendukung kawasan huntap juga terus dikebut.
Pemulihan Ekonomi dan Dukungan Sosial
Selain perbaikan infrastruktur fisik, Pemko Sibolga turut memprioritaskan pemulihan sektor ekonomi warga, termasuk aktivitas perdagangan di kawasan pasar tradisional. Pendistribusian bantuan stimulasi ekonomi lanjutan serta program trauma healing bagi anak-anak di posko pengungsian berjalan secara simultan.
Dengan dukungan dana Transfer ke Daerah (TKD) serta koordinasi aktif bersama Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), Pemko Sibolga optimis seluruh fasilitas umum dan permukiman warga dapat segera berfungsi normal kembali.


