Rehab-Rekon Pascabencana, Pemko Sibolga Hijaukan Kawasan Huntap Parombunan Lewat Penanaman Pohon
SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus mengoptimalkan program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana banjir dan tanah longsor. Salah satu fokus utamanya saat ini adalah pemulihan ekosistem dan penguatan struktur tanah di area relokasi penduduk melalui aksi penanaman pohon.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Pemko Sibolga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), serta berbagai elemen masyarakat. Salah satu aksi nyata berlangsung di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Parombunan, Kota Sibolga.
Wali Kota Sibolga menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik komunal seperti infrastruktur jalan dan rumah warga. Mitigasi bencana jangka panjang melalui perbaikan lingkungan juga menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kita tidak hanya membangun rumah yang layak, tetapi juga lingkungan yang aman dan asri. Penanaman pohon di area kritis dan sekitar Huntap ini menjadi benteng alami untuk mencegah terjadinya erosi dan tanah longsor di kemudian hari,” ujarnya saat memimpin monitoring evaluasi penanganan bencana bersama Satgas PRR.

Kawasan Huntap Parombunan sendiri dibangun untuk menampung ratusan kepala keluarga terdampak bencana dari empat kecamatan di Kota Sibolga. Guna mendukung aspek penghijauan, ratusan bibit pohon keras dan pohon produktif mulai ditanam secara bertahap di area tersebut.
Selain memperkuat struktur tanah, pohon produktif yang ditanam diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat di masa depan.
Program rehab-rekon berbasis lingkungan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Program ini ke depan akan menyasar titik-titik rawan longsor lainnya, seperti kawasan perbukitan dan bantaran sungai yang sempat mengalami kerusakan parah akibat cuaca ekstrem.
Pemko Sibolga juga mengimbau seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan melestarikan pohon yang telah ditanam demi keselamatan serta kenyamanan hidup bersama.



