Sekda Kota Sibolga Hadiri FGD Bahas Potensi Pembukaan Kembali Rute Penerbangan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing–Soekarno-Hatta

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., menghadiri Focused Group Discussion (FGD) terkait potensi pembukaan kembali rute penerbangan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing (Pinangsori) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Aulia Bank Indonesia, pada Selasa (28/07/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Kota Sibolga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FGD sebagai forum untuk memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan konektivitas transportasi udara di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara. Menurut Sekda, keberadaan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing memiliki peran strategis dalam meningkatkan aksesibilitas, memperlancar distribusi logistik, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami berharap gagasan yang dihasilkan melalui forum ini dapat menjadi solusi bagi pengembangan wilayah dan perekonomian Pantai Barat Sumatera Utara, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Sekda.

Pada kesempatan tersebut, Sekda juga mengharapkan dukungan Bank Indonesia dalam pengembangan Pelabuhan Kota Sibolga melalui penguatan ekosistem perdagangan dan logistik, penyusunan kajian ekonomi, peningkatan investasi, digitalisasi transaksi, serta fasilitasi koordinasi dengan para pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Riza Putera, menyampaikan bahwa transportasi udara merupakan infrastruktur strategis yang memiliki multiplier effect terhadap perekonomian. Konektivitas yang baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, barang, jasa, dan investasi, sekaligus memperluas akses pasar.
Ia menjelaskan, kawasan Pantai Barat Sumatera Utara yang meliputi tujuh kabupaten/kota memiliki potensi ekonomi yang besar. Berdasarkan hasil kajian, terdapat permintaan yang cukup tinggi terhadap layanan penerbangan langsung Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing–Soekarno-Hatta.
Sebelum pandemi COVID-19, bandara tersebut juga pernah melayani lebih dari 160 ribu penumpang dalam setahun, sehingga pembukaan kembali rute tersebut dinilai berpotensi menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menurutnya, keberhasilan pembukaan kembali rute penerbangan tersebut memerlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, operator bandara, maskapai penerbangan, dunia usaha, hingga masyarakat. Oleh karena itu, hasil FGD ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pengambil kebijakan dalam mewujudkan kembali penerbangan langsung Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing–Soekarno-Hatta.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang menghadirkan narasumber Branch Manager/General Manager Garuda Indonesia Sumatera Utara, Bobby Pratama Saragih, M.M.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., Plt. Kepala Bappeda Kota Sibolga, Justin M. Marbun, S.Kom., M.M., Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Sibolga, Riwansyah, S.ST., M.M., Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Sibolga, Agus M. Sitompul, Plt. Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Sibolga, Ardhiansa Panggabean, S.STP., Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Wali Kota Padangsidimpuan, Wakil Bupati Tapanuli Selatan, unsur pimpinan DPRD kabupaten/kota, Kepala Kantor U.P.B.U. Kelas III Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Willy Jonathan P. Sinaga, S.H., M.H., General Manager Operations PT Agincourt Resources, unsur Forkopimda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, perwakilan BPS Kota Sibolga, serta para tamu undangan lainnya.



