BeritaLaporan Liputan
ASN Kristen Protestan dan Katolik Pemko Sibolga Laksanakan Ibadah di Aula BKD

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus mengintensifkan pembinaan mental dan spiritual aparatur sipil negara (ASN) melalui pelaksanaan program ibadah harian yang digagas oleh Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun integritas, kedisiplinan, serta etos kerja aparatur di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Sibolga Nomor: 451.12/77/2026 tentang pelaksanaan salat Zuhur berjamaah bagi pegawai beragama Islam serta kebaktian bagi pegawai beragama Kristen dan Katolik di lingkungan Pemko Sibolga.
Pada Kamis (07/05/2026) pagi, ASN umat Kristen Protestan melaksanakan ibadah di Aula Badan Kepegawaian Daerah Kota Sibolga, Jalan Fl. Tobing No. 44 Sibolga. Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Pendeta Abednego Silitonga, S.Th., dari Gereja Pentakosta Tabernakel.

Sementara itu, ASN umat Katolik mengikuti kegiatan ibadah di ruangan Dekranasda di lokasi yang sama, dipimpin oleh Pastor Ambarita Malau.
Pada pelaksanaan hari ini, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Sibolga bertindak sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penanggung jawab kegiatan, dengan memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib dan lancar.
Kegiatan ini diikuti oleh ASN yang terdiri dari PNS, PPPK penuh waktu dan paruh waktu, serta tenaga outsourcing di lingkungan Pemko Sibolga.

Program ibadah harian ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Senin hingga Kamis dengan sistem penjadwalan bergiliran bagi seluruh OPD, sehingga pembinaan spiritual dapat berjalan seimbang tanpa mengganggu pelaksanaan tugas pelayanan publik.
Melalui pelaksanaan yang konsisten dan terkoordinasi, Pemko Sibolga berharap program ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, serta mendorong terciptanya aparatur yang berintegritas dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


