BeritaLaporan Liputan

Wali Kota Sibolga Tinjau Lokasi Penyebab Banjir di Kelurahan Simare-mare

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA — Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, meninjau langsung lokasi penyebab banjir yang material longsorannya menutupi Jalan Sakura, Kelurahan Simare-mare, tepatnya dari ruas jalan Bukit Panomboman yang tembus ke Angin Nauli, di sekitar area Pemancar TVRI, Kecamatan Sibolga Utara, pada Senin (05/01/2026) sore.

Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, Kepala JFT Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB, Gatot Satria Wijaya, Kepala Dinas PUPR Kota Sibolga, Arif Rahman, S.T., Kepala Bagian Perekonomian dan Kesra Setda Kota Sibolga, Riwansyah, S.ST., M.M., Camat Sibolga Utara, Santi Panggabean, Plt. Lurah Simare-mare, Kevin Justinus Elwadi, S.Pd., serta para kepala lingkungan setempat.

Dalam keterangannya, Wali Kota Sibolga menjelaskan bahwa, jalan Panomboman–Angin Nauli tersebut sebelumnya dibuka melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) pada tahun 2022 dengan dukungan Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga.

“Hari ini kami meninjau langsung kondisi jalan dari Panomboman yang tembus ke Angin Nauli, sekaligus mengecek longsoran yang materialnya turun hingga menutupi Jalan Sakura di Kelurahan Simare-mare. Peninjauan ini dilakukan bersama Wakil Wali Kota, pihak BNPB, dan unsur terkait lainnya,” ucap Wali Kota.

Lebih lanjut, Wali Kota Sibolga menegaskan bahwa, peninjauan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan masyarakat, khususnya saat terjadi curah hujan tinggi. Pemko Sibolga ingin mengetahui secara pasti sumber, material longsoran, serta aliran air yang menjadi penyebab terjadinya longsor, sehingga dapat dirumuskan langkah penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan warga di sekitar Jalan Sakura berada dalam kondisi aman. Dengan mengetahui sumber dan karakteristik longsoran, kita dapat menentukan langkah penanganan yang efektif ke depan, terutama saat hujan deras,” tambah Wali Kota.

Peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi awal terhadap kondisi lapangan dan upaya penanganan yang telah dilakukan, sekaligus menjadi dasar perencanaan tindak lanjut secara terpadu oleh Pemko Sibolga bersama instansi terkait guna meminimalisir risiko bencana di wilayah tersebut.

Related Articles

Back to top button