BeritaLaporan Liputan

Wali Kota Sibolga Pimpin Rakerpem Tahun 2026, Tekankan Peningkatan Kinerja dan Pelayanan Publik

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, memimpin Rapat Kerja Pemerintahan (Rakerpem) Kota Sibolga Tahun 2026, yang digelar di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Selasa (20/01/2026).

Plt. Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Ardhiansa Panggabean, S.STP., dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerpem bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan kinerja seluruh perangkat daerah, sekaligus menyelaraskan langkah strategis penyelenggaraan pemerintahan Kota Sibolga pada Tahun 2026.

Dalam arahannya, Wali Kota Sibolga mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 serta harapan agar seluruh jajaran pemerintah senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD atas kerja keras dan sinergi dalam penanganan bencana yang terjadi di Kota Sibolga. Hingga hari ke-60 pascabencana, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dinilai berhasil melakukan penanganan secara maksimal, termasuk dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Pemerintah pusat, provinsi, hingga BNPB memberikan apresiasi atas penanganan bencana di Kota Sibolga, khususnya dalam pemutakhiran data dan penyaluran bantuan. Kota Sibolga menjadi salah satu daerah tercepat dalam penyaluran bantuan kematian dan Dana Tunggu Hunian (DTH),” ucap Wali Kota.

Namun demikian, Wali Kota mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih ada, salah satunya maraknya penyebaran informasi hoaks di tengah masyarakat. Untuk itu, seluruh jajaran diminta tetap fokus bekerja, mengambil hal-hal positif, serta mengabaikan isu-isu negatif yang tidak membangun.

Memasuki awal Tahun 2026, Wali Kota menegaskan sejumlah penekanan penting, diantaranya peningkatan kualitas pelayanan publik. Beliau mengakui masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana di kantor camat, lurah, maupun dinas, namun hal tersebut tidak boleh menjadi penghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Walaupun fasilitas belum maksimal, pelayanan harus tetap dimaksimalkan. Kita harus menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat,” tegas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota juga menyoroti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga stabilitas fiskal daerah, termasuk penertiban aset-aset pemerintah yang sebelumnya terbengkalai atau dikuasai pihak lain.

Terkait penanganan bencana lanjutan, Wali Kota Sibolga meminta seluruh OPD untuk memaksimalkan penyusunan dan penyampaian data JITUPASNA yang telah memasuki hari terakhir, serta memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menekankan komitmen Pemko Sibolga terhadap disiplin dan etika aparatur, khususnya dalam penggunaan media sosial. Beliau menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap aparatur yang menyebarkan informasi negatif dan tidak bertanggung jawab terkait kinerja pemerintah.

Menutup arahannya, Wali Kota Sibolga menginstruksikan seluruh OPD untuk menyelesaikan administrasi sebelum pemeriksaan BPK, juga rutin melaksanakan rapat evaluasi internal minimal satu kali dalam sebulan, serta menyampaikan laporan progres kinerja secara berkala, baik bulanan, triwulanan, maupun semesteran.

“Komunikasi antar OPD harus berjalan dengan baik agar roda pemerintahan berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” tutup Wali Kota.

Rakerpem ini juga diisi dengan pemaparan ekspose kinerja sejumlah OPD yang dipandu oleh Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., antara lain dari Inspektorat, Bappeda, BPKPAD, dan BPBD Kota Sibolga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh staf ahli, para asisten, Sekretaris DPRD Kota Sibolga, Budi Mulia Darma, S.Sos., M.M., pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para direktur, kepala bagian, camat, serta lurah se-Kota Sibolga.

Related Articles

Back to top button