Laporan Liputan

Wali Kota Sibolga Buka High Level Meeting TPID, Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Jelang Idulfitri 1447 H

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Dalam upaya menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pasokan pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, secara resmi membuka Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sibolga. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (12/03/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, agenda rapat diisi dengan pemaparan dari sejumlah instansi terkait, diantaranya Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Sibolga, Badan Pusat Statistik (BPS), PT Pertamina, serta unsur transportasi dan logistik seperti Kepala Bandara dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pelindo, KSOP, dan WJL.

Dalam arahannya, Wali Kota Sibolga menegaskan bahwa inflasi merupakan tantangan yang berdampak langsung terhadap daya beli dan biaya hidup masyarakat. Terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri, permintaan terhadap sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula, daging, dan minyak goreng cenderung meningkat.

“Pemerintah Kota Sibolga menyelenggarakan High Level Meeting ini untuk memperkuat koordinasi strategis dalam menjaga ketersediaan komoditas pangan. Kita harus memastikan pasokan tetap aman serta distribusi berjalan lancar tanpa hambatan logistik,” tegas Wali Kota dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan empat langkah strategis yang menjadi fokus dalam upaya pengendalian inflasi di Kota Sibolga, yaitu :

 

1. Koordinasi intensif dengan daerah produsen guna menjamin ketersediaan pasokan.

 

2. Menjaga kelancaran distribusi agar tidak terjadi hambatan logistik di lapangan.

 

3. Pemantauan harga secara rutin di pasar-pasar tradisional.

 

4. Intervensi pasar melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pasar Murah (GPM).

Lebih lanjut, Wali Kota mengapresiasi sinergi dan kerja sama seluruh pihak yang selama ini telah terjalin dengan baik, termasuk pelaksanaan Operasi Pasar yang sebelumnya dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota bersama Bank Indonesia, BPS, Bulog, serta jajaran Forkopimda.

“Pengendalian inflasi bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan hasil sinergitas antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha, hingga masyarakat. Kita memiliki pengalaman saat terjadi bencana beberapa waktu lalu, di mana inflasi sempat meningkat akibat kendala distribusi. Namun berkat kerja keras dan kolaborasi semua pihak, angka inflasi tersebut dapat kembali ditekan,” tambah Wali Kota.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sibolga guna merumuskan langkah-langkah teknis pelaksanaan di lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Sibolga, para Kepala Instansi Vertikal, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sibolga.

Related Articles

Back to top button