Laporan Liputan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Sambut Petugas Pendataan R3P Mahasiswa Politeknik Statistika STIS, Tekankan Pentingnya Data Akurat

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA — Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menghadiri kegiatan Penyambutan Petugas Pendataan R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) yang merupakan mahasiswa Politeknik Statistika STIS, didampingi perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Dr. Timbang Sirait, S.Stat., M.Si., serta BPS Provinsi Sumatera Utara, Nizaruddin, SST., M.Si. Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Sibolga, pada Jumat (16/01/2026).

Dalam arahan dan bimbingannya, Wali Kota Sibolga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh petugas pendataan dan jajaran BPS atas dukungan dalam pelaksanaan pendataan R3P di Kota Sibolga. Wali Kota menekankan bahwa, data yang dihasilkan dari pendataan tersebut akan menjadi dasar penting bagi Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga dalam menentukan arah kebijakan dan besaran bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bagi masyarakat.

Wali Kota Sibolga juga menjelaskan bahwa pada 25 November 2025 lalu, Kota Sibolga mengalami bencana alam banjir dan tanah longsor yang mengakibatkan kerusakan rumah serta korban jiwa dan luka berat. Dari hasil penanganan bencana, tercatat 55 orang korban meninggal dunia dan 16 orang luka berat. Sebanyak 54 korban meninggal dunia telah menerima santunan dari Kementerian Sosial, sementara satu korban lainnya masih dalam tahap pengusulan.

Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan bahwa Pemko Sibolga telah menetapkan status tanggap darurat yang diperpanjang satu kali dan saat ini telah memasuki masa transisi. Pada masa tersebut, Pemko Sibolga telah menetapkan klasifikasi tingkat kerusakan rumah melalui surat keputusan resmi, dengan rincian 376 rumah rusak berat, 71 rumah rusak sedang, dan 196 rumah rusak ringan.

Untuk itu, Wali Kota mengajak seluruh pihak terkait agar memberikan dukungan optimal demi kelancaran proses pendataan. Beliau berharap tidak terdapat kendala teknis di lapangan yang dapat menghambat petugas pendataan, khususnya mahasiswa STIS, dalam menjalankan tugasnya.

“Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung tersedianya data yang valid dan akurat sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, yang nantinya menjadi fondasi bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan kembali infrastruktur serta pemulihan ekonomi di wilayah terdampak,” ucap Wali Kota.

Sementara itu, perwakilan BPS RI, Dr. Timbang Sirait, dalam sambutannya menyampaikan bahwa secara nasional terdapat 510 mahasiswa Politeknik Statistika STIS yang diterjunkan di tiga provinsi. Khusus di Kota Sibolga, sebanyak 30 mahasiswa ditugaskan untuk melakukan pendataan yang tersebar di beberapa kelurahan di Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan.

Di wilayah Sibolga Utara, pendataan dilakukan oleh sekitar 20 mahasiswa yang dibagi dalam 5 tim, masing-masing terdiri dari 4 orang mahasiswa. Sementara di wilayah Sibolga Selatan, khususnya Desa Air Manis, terdapat 2 tim dengan jumlah personel lebih banyak, yakni 5 orang per tim, menyesuaikan dengan tingkat dampak bencana yang lebih besar.

Ia menjelaskan bahwa, dalam proses pendataan R3P, para mahasiswa akan mendata infrastruktur terdampak bencana, sebagai bagian dari kegiatan pemutakhiran data BPS, khususnya dalam pendataan potensi desa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga, serta Kepala BPS Kota Sibolga, atas dukungan dan fasilitasi yang telah diberikan, termasuk penyediaan sarana transportasi dan akomodasi.

Ia berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga kesehatan, mematuhi aturan selama bertugas dan di penginapan, serta melaksanakan pendataan sesuai dengan pedoman dan pelatihan yang telah diterima.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan BNPB Pusat, Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kepala BPS Kota Sibolga, Dr. M. Iriansyah Harahap, S.E., M.Si., Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., para Asisten dan Staf Ahli, pimpinan OPD, camat, lurah, serta kepling se-Kota Sibolga.

Kegiatan penyambutan ini dilaksanakan sebagai bentuk penerimaan resmi sekaligus untuk memperkuat koordinasi, fasilitasi, dan dukungan terhadap pelaksanaan pendataan R3P di Kota Sibolga. Pada akhir acara, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga secara simbolis melepas Petugas Pendataan R3P Mahasiswa Politeknik Statistika STIS untuk melaksanakan tugas di lapangan.

Related Articles

Back to top button