BeritaLaporan Liputan

Wakil Wali Kota Sibolga Ikuti Rakor Pemulihan Fasilitas Kesehatan Pascabencana Bersama Mendagri dan Menkes

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pelayanan kesehatan dan rehabilitasi serta rekonstruksi fasilitas kesehatan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, mengikuti Rapat dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kesehatan Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera secara daring melalui zoom meeting dari Ruangan Command Center, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (15/10/2026) siang.

Rapat yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian, bersama Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, tersebut membahas perkembangan pemulihan pelayanan kesehatan, rehabilitasi fisik fasilitas kesehatan yang terdampak bencana, serta dukungan anggaran untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah Sumatera.

Dalam arahannya, Mendagri mengapresiasi kesiapsiagaan dan langkah cepat Kementerian Kesehatan RI dalam mendukung penanganan bencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah percepatan pemulihan operasional rumah sakit umum daerah (RSUD) di berbagai wilayah terdampak agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat kembali berjalan secara optimal.

Mendagri juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi potensi bencana susulan, terutama menjelang periode cuaca ekstrem pada akhir tahun.

Sementara itu, Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa pemulihan pelayanan kesehatan harus tetap menjadi prioritas meskipun perbaikan fisik sejumlah bangunan fasilitas kesehatan masih membutuhkan waktu.

Oleh karena itu, percepatan pemulihan layanan medis esensial, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, dan layanan hemodialisis atau cuci darah, menjadi fokus utama agar masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.

Turut mendanpingi Wakil Wali Kota dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik, dan Sosial Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Setda Kota Sibolga, Richard Mangatur Pangaribuan, S.Si., Apt., M.M., Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Rahmat Tarihoran, S.T., M.M., Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Sri Wahyuni, S.K.M., M.Si., Plt. Kepala Bappeda Kota Sibolga, Justin M. Marbun, S.Kom., M.M., serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Sibolga, Irwan Efendi Hutagaol, S.E.

Keikutsertaan Pemko Sibolga dalam rapat tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan langkah penanganan pascabencana di daerah dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Selain mendukung percepatan pemulihan fasilitas kesehatan, koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi bencana guna menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan serta keselamatan masyarakat di Kota Sibolga.

Related Articles

Back to top button