BeritaLaporan Liputan
Sekda Kota Sibolga Ikuti Rakor Penyaluran Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bagian Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Lely Erliani Batubara, S.IP., serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan penyaluran bantuan pakaian bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dari Ruangan Command Center, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Rabu (11/03/2026) pagi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi Satuan Tugas dalam mendukung percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah terdampak pada tiga provinsi tersebut. Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.
Dalam arahannya, Mendagri menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan tersebut terdiri dari Al-Qur’an, sajadah, sarung, dan mukena yang merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia, serta bantuan pakaian yang berasal dari sumbangan pihak ketiga.

“Bantuan ini berasal dari Bapak Presiden berupa Al-Qur’an, sajadah, sarung, dan mukena, serta bantuan pakaian dari sumbangan pihak ketiga. Saya berharap setelah bantuan diserahkan ke daerah, dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Mendagri.
Mendagri juga menegaskan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi secara virtual ini merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik, sekaligus menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Melalui rakor ini, diharapkan proses distribusi bantuan dapat berjalan cepat, tepat sasaran, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak bencana.



