Pemko Sibolga Teken MoU dengan Habitat for Humanity Indonesia, Salurkan Bantuan Alat Perbaikan Rumah bagi Warga Terdampak Bencana

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Habitat Kemanusiaan Indonesia (Habitat for Humanity Indonesia) dalam rangka mendukung penyediaan hunian yang layak, aman, dan sehat, khususnya pada fase pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kota Sibolga. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Rabu (21/01/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, dan National Director Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, serta disaksikan oleh Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing. Turut hadir Danlanal Sibolga, Letkol Laut (P) Haka Andinantha, perwakilan Korem 023/KS, Satradar 234/Sibolga, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Sibolga.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Habitat for Humanity Indonesia atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kota Sibolga.
“Habitat hadir untuk melakukan pemulihan atau perbaikan terhadap rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana. Kami mengucapkan terima kasih karena Habitat telah merealisasikan apa yang telah disampaikan sebelumnya,” ucap Wali Kota.
Sementara itu, National Director Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini merupakan tahap awal dari target 1.000 paket yang direncanakan.
“Dengan dukungan pendanaan dari para donatur, kerjasama ini bertujuan untuk menyinergikan data penerima manfaat serta memastikan proses pemulihan rumah warga berjalan selaras dengan rencana tata ruang dan kebijakan mitigasi bencana daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ia menjabarkan bahwa pada tahun pertama program akan difokuskan pada perbaikan rumah dan penguatan struktur (retrofitting), sedangkan pada tahun kedua diarahkan pada pembangunan hunian baru.

“Program ini mencakup perbaikan dan penguatan struktur sekitar 500 rumah dengan kerusakan ringan dan sedang, pembangunan kembali rumah bagi warga dengan kerusakan berat, serta pelatihan keterampilan pembangunan kembali yang menekankan peran perempuan,” tambahnya.
Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran bantuan berupa Shelter Kit dan peralatan pembersihan puing sebanyak 200 paket bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Kota Sibolga.
Adapun bantuan Recovery Shelter Kit yang disalurkan meliputi, terpal ukuran 4 x 6 meter sebanyak dua lembar, sekop, cangkul beserta gagangnya, palu ukuran sedang, linggis ukuran sedang, tali tambang berdiameter 6 mm dengan panjang 10 meter sebanyak tiga roll, gergaji ukuran sedang, paku berbagai ukuran, sarung tangan kain bintik sebanyak satu lusin, helm proyek sebanyak dua unit, sepatu bot sebanyak dua pasang, kacamata keselamatan sebanyak dua unit, serta karung pengangkut puing berkapasitas 50 kg sebanyak 15 lembar.

Wali Kota Sibolga selanjutnya menyerahkan bantuan tersebut langsung kepada perwakilan masyarakat dari Kecamatan Sibolga Utara dan Sibolga Selatan sebagai wilayah terdampak bencana. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi kerja bakti di lokasi longsor Kelurahan Aek Parombunan serta kunjungan lapangan ke lokasi hunian tetap (huntap) di kelurahan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Sibolga, tim Habitat for Humanity Indonesia, para camat dan lurah se-Kota Sibolga, serta para kepala lingkungan.



