Pemko Sibolga Ikuti Rakor Percepatan Pemulihan Pascabencana Bersama Satgas Pusat
Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan infrastruktur serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Pemko Sibolga dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang digelar secara virtual dari Ruang Command Center, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (06/08/2026) siang.

Rakor dipimpin oleh Koordinator Wilayah Sumatera Utara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, serta diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., mengikuti rakor tersebut, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., Kabag Ops Polres Sibolga, Agus Adhitama, S.E., Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, S.STP., serta Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Sibolga, Agus Ridwan Situmeang, S.IP.
Rakor tersebut membahas hasil monitoring dan evaluasi (monev) Tim Satgas di wilayah Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Utara. Dalam paparannya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan sejumlah perkembangan penanganan infrastruktur di Kota Sibolga.

Untuk normalisasi sungai, pengerukan dan pekerjaan menggunakan alat berat di Sungai Aek Doras, Kecamatan Sibolga Utara, serta Sungai Sihopo-hopo, Kecamatan Sibolga Selatan, terus dilaksanakan. Pemko Sibolga juga mendorong agar normalisasi sungai dilakukan secara permanen guna meminimalisasi risiko luapan air saat curah hujan tinggi.
Sementara itu, penanganan longsor di kawasan objek wisata Tangga 100, Kelurahan Pasar Baru, telah mencapai progres sekitar 80 persen. Proyek ini menjadi prioritas karena lokasinya berada di tepi jalan utama yang memiliki tingkat risiko tinggi bagi pengguna jalan.
Adapun proses relokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Aek Parombonan dari lokasi lama yang berada di dekat jurang menuju lokasi baru yang lebih aman juga terus berjalan dan kini telah mencapai progres sekitar 60 persen.
Selain percepatan pembangunan infrastruktur, rakor turut membahas perkembangan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, menyampaikan usulan percepatan pencairan Bantuan Tempat Hunian (BTH) termin kedua untuk alokasi April, Mei, dan Juni kepada 326 kepala keluarga (KK). Surat permohonan yang ditandatangani Wali Kota Sibolga telah kembali disampaikan kepada Tim Satgas sebagai tindak lanjut.

Selanjutnya, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Sibolga, Agus Ridwan Situmeang, memaparkan bahwa penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial yang meliputi Jaminan Hidup, Isi Hunian, dan Stimulan Ekonomi Tahap II telah selesai disalurkan kepada 355 kepala keluarga.
Selanjutnya, Pemko Sibolga tengah menyiapkan usulan Surat Keputusan (SK) Wali Kota untuk penyaluran bantuan Tahap III. Usulan tersebut mencakup kelengkapan bantuan berupa Isi Hunian dan Stimulan Ekonomi bagi sekitar 470 kepala keluarga penerima Tahap I, sekaligus penambahan data masyarakat terdampak yang baru terdata setelah kembali dari lokasi pengungsian.

Melalui rakor ini, Pemko Sibolga berharap koordinasi antara pemerintah daerah, kementerian terkait, dan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi semakin kuat, sehingga proses pemulihan pascabencana, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun penyaluran bantuan kepada masyarakat, dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tuntas.


