Pemko Sibolga Hadiri Wisuda Sarjana STITM Muhammadiyah Sibolga–Tapteng Angkatan XXII Tahun 2026

Dinas Kominfo Kota Sibolga | PANDAN — Mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, Rosidah Lubis, S.S., M.M., menghadiri Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Sibolga–Tapanuli Tengah Angkatan ke-XXII Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom PIA Hotel Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), pada Kamis (05/02/2026) pagi.
Sebanyak 27 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) resmi dikukuhkan dan menyandang gelar sarjana pada wisuda tersebut.

Dalam sambutannya, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sibolga, Rosidah Lubis, S.S., M.M., menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawan dan wisudawati, orang tua, keluarga, serta seluruh civitas akademika STITM Muhammadiyah Sibolga–Tapteng. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dosen dan tenaga pendidik atas dedikasi, keikhlasan, serta kesungguhan dalam membimbing dan membina mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Bekal ilmu pengetahuan yang diberikan para dosen diharapkan dapat mengantarkan para wisudawan memasuki gerbang kehidupan baru di tengah masyarakat, berkarya dan berkontribusi nyata untuk mewujudkan Kota Sibolga yang Peduli, Amanah, dan Setia,” ucapnya.
Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua wisudawan dan wisudawati yang telah berjuang mendampingi dan mendukung pendidikan anak-anak mereka, yang dilandasi nilai filosofi Hasangapon (kehormatan) serta semboyan “Anakku adalah Kekayaanku”, sebagai motivasi untuk menyekolahkan anak hingga jenjang pendidikan tertinggi.

Sementara itu, Ketua STITM Sibolga–Tapteng, Dr. (Cand) Uli Anto Hutagalung, M.M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan atas gelar sarjana yang diraih. Ia menegaskan bahwa gelar sarjana bukan sekadar tambahan gelar akademik, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Lulusan Pendidikan Agama Islam tidak hanya mengejar gelar S.Pd semata, tetapi harus menjadi penggerak di madrasah, pencerah di surau, serta solusi bagi permasalahan sosial di tengah masyarakat. Pendidikan bukan hanya tentang mengisi wadah yang kosong, tetapi tentang menyalakan api pengetahuan dan iman,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr. Ali Imran Sinaga, M.A., Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara, Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag., perwakilan unsur Forkopimda Sibolga–Tapteng, Pengurus Badan Pembina Harian (BPH) STITM Sibolga–Tapteng, Pimpinan Daerah Aisyiyah, para dosen dan staf STITM Muhammadiyah Sibolga–Tapteng, serta orang tua wisudawan dan wisudawati yang turut mendampingi putra-putri mereka dalam suasana khidmat dan penuh kebahagiaan.



