Negara Hadir Pascabencana, Pemko Sibolga dan Yayasan Buddha Tzu Chi Gelar Pengundian 60 Unit Hunian Tetap Tahap III
Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga bersama Yayasan Buddha Tzu Chi terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana banjir dan Tanah Longsor di Kota Sibolga melalui penyediaan hunian tetap (Huntap). Komitmen tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Verifikasi dan Pengundian Tahap III Hunian Tetap Gotong Royong Pascabencana yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Sibolga, pada Selasa (07/07/2026) pagi.

Sebanyak 60 unit hunian tetap diundi pada tahap ini. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik.

Dalam sambutannya, Sekda Kota Sibolga menegaskan bahwa penyediaan hunian tetap merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam pada akhir November lalu. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak terlepas dari sinergi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Sibolga, serta Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Negara hadir untuk menyahuti keinginan kita semua. Melalui sinergi bersama Kementerian Perumahan dan Yayasan Buddha Tzu Chi, hari ini kita melaksanakan pengundian tahap ketiga bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Hak setiap warga negara yang memenuhi persyaratan, tanpa memandang profesi, wajib kita penuhi,” tegas Sekda.

Lebih lanjut, Sekda menjelaskan bahwa penanganan pascabencana di Kota Sibolga menjadi salah satu yang tercepat dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat. Pemerintah Kota Sibolga telah menyediakan lahan seluas 5,1 hektare sehingga para penerima manfaat dapat langsung memperoleh Sertifikat Hak Milik (SHM).

Sekda juga menyampaikan bahwa lokasi hunian tetap tersebut memiliki posisi yang strategis. Saat ini, jajaran TNI tengah membangun Koperasi Merah Putih sebagai salah satu fasilitas pendukung di kawasan tersebut. Selain itu, Pemerintah Kota Sibolga berkomitmen melengkapi berbagai sarana dan prasarana pendukung secara bertahap, mulai dari pembangunan akses jalan, jaringan listrik, penyediaan air bersih, hingga fasilitas sosial seperti ruang bermain anak, musala, dan rumah ibadah lainnya. Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, Pemko Sibolga juga merencanakan pembentukan Kepala Lingkungan (Kepling) khusus di kawasan hunian tetap guna mempermudah pelayanan administrasi kependudukan maupun penyaluran bantuan sosial bagi lebih dari 200 kepala keluarga yang akan bermukim di lokasi tersebut.

Sekda juga mengimbau masyarakat agar menjadikan hunian baru tersebut sebagai simbol kebersamaan, toleransi, dan semangat gotong royong tanpa membedakan asal kelurahan masing-masing.

“Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden, Menteri PKP, Kasatgas, Menteri Dalam Negeri, dan Bapak Gubernur Sumatera Utara atas perhatian besar yang diberikan kepada Kota Sibolga. Dukungan tersebut memungkinkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur, seperti normalisasi aliran sungai dan perbaikan drainase, dapat berjalan lebih cepat sebagai upaya mitigasi bencana di masa mendatang,” tambah Sekda.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi, Mujianto, menjelaskan bahwa berdasarkan perjanjian serah terima, rumah yang telah dibangun melalui program ini tidak diperkenankan untuk diperjualbelikan maupun dipindahtangankan selama jangka waktu 10 (sepuluh) tahun.

“Pembangunan rumah ini murni berasal dari donasi dan cinta kasih masyarakat di seluruh Indonesia. Kami berharap rumah ini dirawat dengan baik dan menjadi hunian yang membawa berkah bagi setiap keluarga. Kehadiran hunian tetap ini akan menjadi bagian penting dari sejarah gotong royong masyarakat Kota Sibolga,” ucap Mujianto.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengundian nomor unit hunian tetap yang dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan adil, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Sibolga bersama Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi.

Turut hadir menyaksikan kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sibolga, di antaranya Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Dandim 0211/TT, perwakilan Kejaksaan Negeri Sibolga, perwakilan Pangkalan TNI AL Sibolga, dan perwakilan Korem 023/KS. Hadir pula Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, S.STP., beserta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sibolga.



