Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

Wali Kota Terima 2 Penghargaan IK 2020

Dinas Kominfo Kota Sibolga | BANTEN – Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, MM menerima plakat penghargaan Indeks Kelola (IK) 2020 dalam 2 (dua) kategori yaitu Ketepatan Alokasi Bidang Ekonomi yang diserahkan oleh Direktur Riset Katadata Insight Center Mulya Amri Ph.D. dan Outcome Kesehatan yang diserahkan oleh Chief Operating Officer Katadata Ade Wahyudi. Sekaligus hadir sebagai Narasumber di Katadata Regional Summit (KRS) 2020 di Chihara Ballroom Mal Alam Sutera, Tangerang, Banten, pada Jumat (05/11/20) siang.

KRS 2020 dengan tema utama “Kolaborasi Menuju Pembangunan Berkelanjutan di Daerah” ini merupakan even tahunan yang diselenggarakan secara virtual selama 3 hari, dari tanggal 3 s.d. 5 November 2020 oleh Katadata dan didukung oleh Kemendagri, Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, LPEM FEB Universitas Indonesia, Ford Foundation serta berbagai lembaga lainnya. Adanya pandemi menjadi momentum bagi semua stakeholder untuk mewujudkan pemulihan ekonomi dan kesehatan, termasuk di daerah guna mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) baik di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, perekonomian dan lingkungan.

Hadir sebagai Keynote Speaker pada sesi ini Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT), Drs. Abdul Halim Iskandar. Selain Wali Kota Sibolga, juga terdapat beberapa narasumber lainnya, yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Sri Purwaningsih, Ekonom LPEM FEB UI Dr. Alin Halimatussadiah, VP of Corporate Services TaniHub Astri Purnamasari.

Wali Kota dalam paparannya menyampaikan, “Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, juga kesejahteraan, IPM Kota Sibolga di atas rata-rata nasional. Sibolga yang begitu kecil, yang tadinya tidak diperhitungkan sekarang IPM masyarakatnya berjumlah 74, 31%. Pemerintah Kota Sibolga sesuai dengan Undang-Undang Dasar Tahun 1945, total anggaran di sektor pendidikan pernah mencapai 28%, dan sebelum adanya Covid-19 pernah mencapai hampir 30% dari total APBD untuk sektor pendidikan.”

Wali Kota juga menambahkan, “Beberapa terobosan yang dilakukan oleh Pemko Sibolga di bidang kesehatan yaitu Peningkatan Kualifikasi dan Kualitas SDM Kesehatan dengan peningkatan pendidikan spesialis bagi dokter, kerjasama dengan pihak kementerian untuk mendatangkan pendidikan wajib dokter spesialis, meningkatkan dan melengkapi status Rumah Sakit menjadi Tipe A dan 5 (lima) Puskesmas terakreditasi A.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemko Sibolga dengan PT. Katadata Indonesia tentang Penelitian dan Publikasi untuk Mendukung Akselerasi Terciptanya Inovasi Daerah.

Terlihat turut hadir mendampingi Wali Kota menghadiri webinar ini, Sekda M. Yusuf Batubara, SKM, MM, Kepala Bappeda Drs. Juneidi Tanjung, M.Pd, Inspektur Kota Sibolga Yahya Hutabarat, SE, MM, Kepala BKD Amarullah Gultom, SE, MM, Sekretaris DPRD Richard M Pangaribuan, S.Si, A.Pt., M.Kes, Kadis Kesehatan Firmansyah Hulu, A.Pt, M.Kes, dan Kadis PMK-PPPA Agus Saleh, S.Sos.

Bagikan :