Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

Wali Kota Apresiasi Festival Mangure Lawik Buah Karya FKK-ST

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA- Wali Kota Sibolga Drs. H.M. Syarfi Hutauruk, MM, menghadiri dan membuka secara resmi, Launching Festival Mangure Lawik bertajuk Lestarikan Budaya dan Lestari Bahariku, yang digelar Forum Komunitas Kreatif Sibolga (FKK-ST), pada Sabtu (21/11/2020) siang di Boga Coffee Resto Pantai Ujung Sibolga. Beragam pagelaran seni dan budaya oleh anak-anak muda, ditampikan pada kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada FKK-ST atas gelaran Festival Mangure Lawik ini.

“Sebagai manusia kita tidak boleh merusak lingkungan kita, merusak alam, merusak laut. Harus kita lestarikan alam untuk sebesar besarnya untuk kemaslahatan masyarakat. Kegiatan ini wujud semangat dan kreatifitas anak muda Sibolga-Tapanuli Tengah yang tergabung dalam Forum Komunitas Kreatif yang diketuai Alma Tegar Nasution. Rumpon yang ada ini, akan dijatuhkan ke laut pada puncak Festival Mangure Lawik, untuk menjaga kelestarian laut kita. Mangure Lawik ini mengandung nilai-nilai budaya lokal dan pelajaran berharga, yang sudah lama tidak digelar, dan perlu disosialisasikan kepada anak-anak generasi berikutnya,” ucap Walikota

Walikota menambahkan, “Ayo jalankan kreatifitas anak muda, karena kalau hanya Pemerintah saja yang berbuat tidak akan terlaksana dengan baik, tanpa masyarakat membantu Pemerintah manjaga dan menciptakan kreatifitas budaya di masa yang akan datang. Selamat atas pelaksanaan Festival Mangure Lawik, sampai nanti puncak acara bulan Januari yang akan datang.”

”Pada kesempatan sebelumnya, Ketua FKK-ST Alma Tegar Nasution dalam sambutannya menyampaikan, “Pada saat puncak Festival Mangure Lawik Januari mendatang, rumpon-rumpon (rabo) akan kita tanam di kawasan observasi di area Pulau Mursala. Instalasi rabo ini merupakan wujud pelestarian budaya Sibolga. Transformasi bentuk rabo terinspirasi Sanggu Gadang yang merupakan Atribut budaya Etnis Pesisir Sibolga”.

Ketua Panitia, Irfan Arhamsyah Sihotang dalam laporannya menyampaikan bahwa pagelaran festival ini merupakan inisiatif generasi muda yang bergerak sinergis dengan sanggar dan komunitas di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah. Terselenggaranya acara tidak lepas dari bantuan Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga serta kerjasama dengan Yayasan Matauli dan bantuan tidak mengikat dari pihak sponsor.”

Terlihat berhadir dalam kegiatan ini mendampingi Walikota, Kepala BKD Amarullah Gultom, SE, MM, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Dra. Masnot, Kadis Parpora Rahmad Tarihoran, ST, MM, unsur Forkopimda, unsur Yayasan Matauli, unsur Yayasan Al Muslimin, unsur Ormas dan OKP, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, pengurus dan anggota FKK-ST, beserta komunitas anak muda Sibolga-Tapanuli Tengah lainnya.

Bagikan :