Wakil Wali Kota Serahkan LKPj Wali Kota Sibolga TA. 2022

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Akhmad Syukri Nazry Penarik, dan didampingi Wakil Ketua DPRD, Jamil Zeb Tumori, S.H., M.A.P., pada Selasa (28/03/23) siang, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sibolga.

Dalam pidato Wali Kota yang dibacakan Wakil Wali Kota, Wali Kota menyampaikan, “APBD Kota Sibolga Tahun 2022, yaitu Realisasi Pendapatan sebesar Rp623.595.882.657,63, Realisasi Belanja sebesar Rp709.941.348.673, dan Realisasi Pembiayaan sebesar Rp175.814.578.217,39. Untuk Pencapaian Kinerja Pemerintah Kota Sibolga secara makro, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,91%, Pertumbuhan Ekonomi 4,15%, Persentase Penduduk Miskinan sebesar 11,47%, Gini Rasio sebesar 0, 34%, Pengangguran Terbuka sebesar 7,05%, dan Inflasi sebesar 6,43%.”

“Pelayanan kesehatan masyarakat adalah salah satu prioritas kinerja dan ini bisa terlaksana dengan baik dengan pencapaian standar pelayanan minimal dan indikator kinerja yang sudah ditetapkan. Pendidikan juga berjalan baik dengan angka partisipasi sekolah, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni menunjukkan hasil yang baik. Keberhasilan anak-anak didik juga turut mewarnai keberhasilan dibidang pendidikan, lewat kompetisi yang dilaksanakan baik ditingkat nasional maupun Provinsi. Pengurangan angka kemiskinan, tingkat pengangguran juga turut menunjukkan pencapaian kinerja, namun harus diakui masih banyak hal-hal yang perlu diperbaiki dan dilakukan penguatan dalam hal pembinaan sumber daya aparatur, penyusunan rencana, pengendalian serta evaluasi. Mekanisme perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja yang saling terkait, sinergis dan komprehensif,” ucap Wakil Wali Kota.


“Pencegahan dan penanganan Covid-19 tetap harus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dari pemerintah pusat dan pelaksanaan vaksinasi sesuai petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Adanya capaian kinerja beberapa program kegiatan di OPD yang Realisasinya 0 % sebagai akibat dari adanya kebijakan dari pemerintah pusat dan spending mounditoring sehingga terjadi pergeseran anggaran pada tahun 2022 sehingga khusus tugas pembantuan pemerintah Kota Sibolga pada tahun 2022 hanya di bidang perdagangan yaitu program pengembangan sarana distribusi perdagangan dan kapasitas logistik perdagangan (pembangunan/revitalisasi pasar dewa sakti). Penyelesaian tentang tapal batas wilayah antara Pemerintah Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) yang sudah begitu lama tidak dapat diselesaikan maka pada tahun 2022 tapal batas antara Pemerintah Kota Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sudah terselesaikan dengan baik sesuai dengan kepmendagri Nomor 100.1.1-6117 Tahun 2022 Tentang Pemberian dan Pemuktahiran Kode, Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau yang Telah Ditandatangani pada tanggal 09 November 2022 yang telah difasilitasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara antara Pemerintah Kota Sibolga dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) proses sehingga Pemerintah Kota Sibolga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Serta sosialisasi atas terbitnya surat tersebut.”

“Untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional Sibolga, kami mencari sumber pembiayaan dari pinjaman ke PT. SARANA MULTI INFRASTRUKTUR bagaimana surat yang telah kami sampaikan pada tanggal 08 Oktober 2021 Nomor 900/1880/2021 dan MoU di tandatangani pada tanggal 30 Desember 2021 untuk pelaksanaan kegiatan di mulai pada tahun 2022 pinjaman PEN Daerah adalah dukungan pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada pemerintah daerah berupa pinjaman untuk digunakan dalam rangka melakukan percepatan pemulihan ekonomi di daerah sebagai bagian dari program PEN. Pemerintah pusat melalui PT. SARANA MULTI INFRASTRUKTUR (persero) (PT. SMI) memberikan fasilitas pinjaman PEN daerah sebagai alternatif pembiayaan bagi daerah-daerah dalam bentuk pinjaman program atau pinjaman kegiatan. Pemerintah Kota Sibolga dalam keterbatasan anggaran dan upaya percepatan capaian program pengembangan infrastruktur telah menjalin kerja sama dan kesepakatan pada 30 Desember 2021. Kesepakatan ini wujud realisasinya dalam bentuk pinjaman daerah kepada BUMN melalui PT. SARANA MULTI INFRASTRUKTUR (SMI) direncanakan selama 96 bulan dengan anggaran sebesar RP. 88.318.230.000,-. Saya berharap hasil pelaksanaan program PEN ini akan membantu penuntasan permasalahan infrastruktur di Kota Sibolga dan juga mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dan pada akhirnya dapat memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah Kota Sibolga di masa yang akan datang. Namun harus diakui juga bahwa beberapa penghargaan telah berhasil diraih ditengah berbagai kendala dan keterbatasan,” tambah Wakil Wali Kota.


Turut hadir dalam acara ini, unsur Forkopimda, Sekda M. Yusuf Batubara, S.K.M., M.M., Plt. Sekwan Kota Sibolga, Budi Darma Sibuea, S.Sos., M.M., para Staf Ahli dan Asisten, Pimpinan OPD, Ketua Dharma Wanita Kota Sibolga, Masnah, S.E., unsur Perbankan dan Instansi Vertikal, perwakilan TP. PKK dan Bhayangkari, para Kabag, serta Camat dan Lurah se-Kota Sibolga dan unsur Pers.­

Bagikan :