Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

PELAKSANAAN UN DI SIBOLGA KONDUSIF DAN JUJUR

SIBOLGA – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kota Sibolga dengan empat (4) materi ujian sesuai program studi peserta ujian yakni Bahasa Indonesia, Kimia, Geografi dan Sastra Indonesia berlangsung aman, lancar dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kecurangan atau penyimpangan pelaksanaan baik mulai dari pendistribusian, hingga sampai kepada pelaksanaan ujian di tengah – tengah peserta dan pengawas ujian.

Hal ini berdasarkan hasil pantauan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk bersama pemantau dan pengevaluasi pelaksanaan UN Dinas Pendidikan (Diknas) dari Universitas Sumatera Utara (USU) Monang Nainggolan, Kapolres Sibolga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Didi Wahyudi, Ketua DPRD Sibolga Tonny Agustinus Lumbantobing dan anggota, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sibolga Alpian Hutauruk serta sejumlah stake holder Pemko Sibolga, Senin (13/4) hari ini, ke sejumlah sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan UN seperti SMK Negeri 2 Sibolga, SMA Negeri 1 Sibolga, SMA Negeri 2 Sibolga, SMA HKBP Sibolga, SMA Swasta Katolik, SMA Swasta Tri Ratna Sibolga, SMA Negeri 3 Sibolga, SMA Swasta Muhammadiyah 15 Sibolga, SMK Swasta Muhammadiyah 13 Sibolga, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sibolga.

“Dari hasil pantauan bersama yang telah kita lakukan ke sejumlah sekolah, pelaksanaan UN di Kota Sibolga berjalan sesuai harapan dan ketentuan, dan berlangsung kondusif. Tidak ada kecurangan yang kita temui,” kata Syarfi usai pelaksanaan peninjauan UN di sejumlah sekolah tersebut.

Syarfi menyampaikan apresiasi atas kelancaran dan kejujuran pelaksanaan UN hari pertama ini, juga dari sisi keamanan naskah soal UN hingga kepada pendistribusiannya ke sekolah – sekolah, lalu kepada para siswa selaku peserta UN. Diharapkan sampai akhir pelaksanaannya, semua berjalan lancar, aman dan kondusif.

“Dari awal kita sudah sampaikan kepada pihak Dinas Pendidikan (Disdik) supaya tidak menekan para Kepala Sekolah (Kasek), guru – guru untuk tidak merekayasa hasil UN dan kelulusan siswa nantinya. Kita harapkan UN ini dilaksanakan sesuai aturan dan ketentuan,” tutur Syarfi.

Dalam hal tersebut, Syarfi yakin angka kelulusan siswa di Kota Sibolga dapat mencapai hasil rata – rata Nasional seperti yang pernah diraih Kota Sibolga pada tahun – tahun sebelumnya atau bahkan bisa mencapai angka kelulusan 100 persen. Alasannya, karena berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah, siswa juga sudah belajar dengan baik dan guru – guru juga sudah melaksanakan tugas dan kewajibannya, serta lembaga dari agama dan guru – guru agama telah turut membantu memberikan doa kepada para siswa peserta UN.

Hal senada disampaikan Kapolres Sibolga AKBP Didi Wahyudi, mulai dari keberadaan naskah soal UN hingga kepada pendistribusian naskah ke sekolah – sekolah, lalu kepada siswa berjalan baik dan lancar. Demikian juga pelaksanaan UN, berlangsung kondusif tanpa ditemukan adanya kecurangan dari para siswa peserta UN dan juga guru serta pengawas.

“Semua berlangsung lancar dan bila nanti ada ditemukan kecurangan, pasti akan kita tindak,” tutur AKBP Didi menegaskan.

Demikian juga halnya disampaikan Monang Nainggolan selaku pemantau dan pengevaluasi pelaksanaan UN di Kota Sibolga dari Universitas Sumatera Utara (USU), bahwa pelaksanaan UN di Kota Sibolga mulai dari penyimpanan, pendistribusian naskah soal UN berlangsung aman dan kondusif. Pihaknya tidak menemukan adanya kecurangan atau penyimpangan mulai dari pengamanan hingga pendistribusian dan penyaluran Naskah UN ke sekolah – sekolah hingga kepada siswa tersebut.

“ Bahkan kita juga bisa pastikan keamanan pengiriman Lembar Jawaban Ujian (LJU) siswa ke Medan nantinya, usai ujian ini berlangsung,” ungkap Nainggolan.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Sibolga Alpian Hutauruk menyebutkan, pelaksanaan UN di Kota Sibolga dilangsungkan di 15 tempat atau sekolah dengan jumlah ruangan yang dipakai sebanyak 149 ruangan dan peserta UN sebanyak 2.683 orang (laki – laki 1.216 orang dan perempuan 1.467 orang).

“Dari hasil laporan kepada kita dari para pihak sekolah, semua peserta ujian hadir di UN hari pertama ini,” ujar Alpian.

 

 (Red)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *