Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

RAPAT EVALUASI PELAKSANAAN JAMINAN KESEHATAN KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Sekretaris Daerah Kota Sibolga Drs. Mochamad Sugeng menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan jaminan kesehatan tahun 2017 serta perencanaan kepesertaan tahun 2018, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sibolga, Selasa (12/12) pagi.

Rapat ini membahas jumlah peserta BPJS  Kota Sibolga yang mencapai 89.969 jiwa dari jumlah penduduk sekitar 96.024 jiwa, yang terdiri dari penerima bantuan iuran (PBI) pusat, provinsi, APBD Kota Sibolga, peserta PNS/pensiunan, TNI/POLRI, peserta mandiri, dan peserta badan usaha. Turut hadir pula, Kepala BPJS Kesehatan cabang Sibolga Rudi Sukmawan, H.Ssi, Kepala BPS Kota Sibolga, Kepala Seksi Kesra kelurahan se-Kota Sibolga serta perwakilan OPD Kota Sibolga.

Dalam sambutannya, Drs. Mochamad Sugeng menyampaikan bahwa, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga juga telah menandatangani komitmen menuju “Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta”,  tahun 2018, sehingga dana APBD untuk premi Jamkesda dinaikkan dari  Rp.7.728.000.000 pada tahun 2017 menjadi Rp. 9.660.000.000 pada tahun 2018.

Dikesempatan ini, Sekda menekankan kepada pihak terkait yaitu kelurahan, Dinas Sosial Kota Sibolga, Dinas Kesehatan Kota Sibolga, serta BPJS Kesehatan Cabang Sibolga agar lebih serius melaksanakan tugasnya. Terutama kepada pihak BPJS Kesehatan sebagai mitra dan penyelenggara jaminan kesehatan di Kota Sibolga, kiranya selektiflah untuk mendaftarkan kepesertaan melalui aplikasi yang sudah ada agar tidak ada lagi kepesertaan yang ganda sekaligus menghindari adanya temuan audit internal maupun external.

Sekda juga turut mengimbau kepada pihak OPD terkait dalam pencatatan dan pelaporan bagi masyarakat yang meninggal dunia, kiranya untuk kedepan terhitung pada bulan Januari 2018 seperti halnya nama-nama masyarakat yang meninggal dapat disampaikan ke instansi Dinas Kesehatan Kota Sibolga selaku penanggung jawab kepesertaan setiap bulannya, agar dapat diusulkan penon-aktifannya sebagai peserta BPJS Kesehatan untuk digantikan kepada masyarakat lainnya yang membutuhkan. (amir)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *