Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA BERSAMA MUSPIDA LAKUKAN OPERASI PASAR

 

JELANG RAMADAHAN 1436 H

HARGA KEBUTUHAN POKOK DI SIBOLGA NORMAL

 

 

SIBOLGA – Wali Kota Sibolga HM Syarfi Hutauruk mengungkapkan, hingga menjelang pelaksanaan bulan suci Ramadhan 1436 H, harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang di pusat perbelanjaan pasar tradisional di Negeri Berbilang Kaum tersebut masih terkendali dan normal. 

 

“Kita baru saja melakukan monitoring dalam bentuk inspeksi mendadak bersama jajaran Muspida plus setelah tadinya melakukan rapat bersama bersama Muspida dan unsur terkait di aula Kantor Wali Kota Sibolga, dalam rangka memantau langsung perkembangan harga-harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Hampir semua jenis komoditas tidak mengalami kenaikan harga, kalaupun ada yang naik masih dalam ambang batas kewajaran,” sebut Wali Kota Syarfi Hutauruk kepada redaksi, Senin (15/06) di sela pelaksanaan monitoring tersebut. 

 

Menurut Syarfi, jika harga-harga kebutuhan pokok masyarakat bergerak naik, Pemko Sibolga bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan stakeholder lainnya sudah menyiapkan langkah antisipasi berupa menggelar kegiatan operasi pasar murah. Pemko Sibolga tidak akan menunggu harga-harga bergerak naik, karena dalam waktu dekat kegiatan operasi pasar murah tersebut segera dilaksanakan, jelasnya. 

 

Hal itu berguna untuk menekan pergerakan kenaikan harga pasar,” beber Syarfi Hutauruk yang saat itu didampingi Kapolres Sibolga AKBP Didi Wahyudi, Wakil  Ketua DPRD Sibolga Zamil Zeb Tumori, Kakansilog Sibolga Rusli, Kadis Perindagkop dan SKPD lainnya. Syarfi juga mengungkapkan, selain barang kebutuhan pokok, harga daging kerbau juga terpantau masih normal, yang dari Rp.100.000/kg menjadi Rp.110.000/kg. Sedangkan yang terpantau naik seperti cabe dan bawang yang mulanya hanya Rp.30.000/kg menjadi Rp.40.000/kg, harga telur masih stabil, tomat ada kenaikan tapi masih sedikit. Himbauan Wali Kota kepada pedagang, agar jangan menaikkan harga terlalu tinggi dan yang kedapatan menimbun barang bahan pokok akan di tindak, ungkapnya.

 

“Kenaikan harga daging ini masih wajar hanya berkisar 10% dari harga normal, begitu juga dengan harga ayam potong dan ayam kampung, kenaikan harganya tidak begitu signifikan,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Kepala Kantor Seksi Logistik (Kansilog) Sibolga Rusli mengungkapkan, stok beras di gudang Bulog Sibolga masih mencukupi kebutuhan untuk (14) empat belas bulan ke depan. “Ketersediaan beras terjamin aman. Bahkan, kita juga sangat siap membantu sekaligus mendukung pemerintah daerah menggelar Operasi Pasar (OP) menghadapi bulan suci dan Idul Fitri 1436 H,” kata Rusli.    (RIZ)

 

 

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *