Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

BKPP KOTA SIBOLGA SELENGGARAKAN LOKALATIH PENYUSUNAN DUPAK DAN PAK BAGI ASN TENAGA FUNGSIONAL KESEHATAN

SIBOLGA – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Sibolga selenggarakan  Lokalatih penyusunan DUPAK (Daftar Usul Penyusunan Angka Kredit) dan PAK (Penetapan Angka Kredit) jabatan fungsional tenaga kesehatan tahun 2016 di lingkungan Pemerintah Kota Sibolga, bertempat di aula kantor BKPP Kota Sibolga, Rabu (16/11).

Kepala BKPP Kota Sibolga dalam laporan yang di bacakan oleh Ardinsyah Lubis selaku Seketaris menyampaikan dalam implementasinya, penyusunan DUPAK untuk kepentingan pembuatan dokumen PAK, ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Hal ini ditunjukkan dengan masih seringnya ditemukan dokumen PAK yang tidak sesuai akibat komponen isi DUPAK yang juga tidak sesuai pada saat dilakukan pemeriksaan dokumen kenaikan pangkat yang diajukan oleh pegawai ASN dari lingkungan RSUD Kota Sibolga, Dinas Kesehatan, dan Badan KB dan PP Kota Sibolga, ungkapnya.

Tambahnya, lokalatih ini ditujukan kepada para fungsional tenaga kesehatan, pengelola urusan kepegawaian dan tim penyusun angka kredit, dengan total peserta sebanyak 30 orang dan berlangsung dari tanggal 16-18 November 2016. Dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis bagi para fungsional tenaga kesehatan dan tim penilai angka kredit dalam penyusunan DUPAK, memberikan pemahaman terhadap kedudukan dokumen penetapan angka kredit dan kaitannya dengan penilaian prestasi kerja pegawai ASN.

Wali Kota Sibolga dalam sambutannya yang di bacakan oleh Asisten I Pemerintahan Ir. Basar Sibarani mengatakan, pelaksanaan lokalatih ini dilaksanakan mengacu pada surat edaran (SE) Kemenkes Nomor KP.03.02/ II.3-2/009232/2015 tentang jabatan fungsional terbaru, serta beberapa aturan pendukung dengan substansi regulatif yang saling terkait, memberikan arah baru dalam sistem penilaian kinerja tenaga kesehatan melalui penyusunan daftar usul pengajuan angka kredit dan penetapan angka kredit yang berfungsi sebagai tolak ukur yang bersifat evaluatif terhadap kinerja dari para fungsional tenaga kesehatan. (nbn)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *