AKIBAT CUACA BURUK, RUMAH WARGA SIBOLGA JULU HANCUR DITIMPA POHON

SIBOLGA – Hujan lebat disertai badai dan petir di yang menerpa Kota Sibolga (8/4) kemarin, menelan korban. Salah satunya adalah keluarga Ompu Anta br Matondang warga Sibolga Julu, Kecamatan Sibolga Utara, yang rumahnya hancur akibat tertimpa pohon tumbang.

Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu Ompu Anta br Matondang sedang istirahat sendirian di dalam rumah. Oleh suatu perasaan tidak nyaman, janda tua itu pergi ke rumah tetangga bermaksud meneruskan tidur. Tetapi hanya selang beberapa menit kemudian, di tengah hujan lebat itu, pohon kueni besar yang tumbuh di sebelah rumahnya rubuh dan menimbulkan suara gemuruh. Pohon itu menyebabkan rumah papan Ompu Antan hancur lebur. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi kondisi rumah hancur terlihat tidak layak huni lagi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga bekerjasama degan belasan personil TNI bahu membahu dengan masyarakat sekitar untuk memotong-motong pohon besar itu dan menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah.

Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Pemerintah Kota Sibolga segera bertindak cepat. Hari ini juga, Kamis (9/4) pagi, Kadis Sosial dan Tenaga Kerja Yasman didampingi Camat Sibolga Utara Marajahan Sitorus, Danramil setempat dan Kepling, menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa paket pangan yakni beras, telur, mie instan dan air mineral. Adapun bantuan berupa uang akan diserahkan kemudian segera setelah proses administrasi selesai.

“Jadi kita dari Pemerintah Kota Sibolga, bila ada musibah yang menimpa warga Kota Sibolga, apakah itu tanah longsor, tertimpa pohon, kebakaran, atau yang lain, kita siap langsung mendatangi warga yang menjadi korban dan langsung  memberi bantuan tanggap darurat, yang mana anggarannya  sudah ditampung di APBD Kota Sibolga.

Antara lain bila ada rumah tertimpa pohon seperti ini dan rumahnya hancur dan dianggap rusak berat, akan diberikan bantuan uang sebesar Rp. 3.000.000,-. Bila rumahnya itu dianggap rusak sedang akan diberi bantuan Rp. 2.000.000,-, dan bila rusak ringan akan diberikan Rp. 1.000.000,-. Penyerahan uangnya setelah melalui prosedur, dimana kita mendapat laporan dari Lurah, lalu kami notakan kepada Pak Wali Kota dan setelah disetujui, maka akan diproses oleh Dinas PKAD . Kemudian kita juga memberikan bantuan tanggap darurat, yang jumlahnya sama rata tanpa membedakan tingkat kerusakan rumah, seperti yang langsung kita lakukan pada hari ini. Terimakasih juga pada Danramil yang telah berkenan membantu melakukan evakuasi, juga kepada teman-teman dari Badan Penanggulangan Bencana,” tutur Yasman usai menyerahkan bantuan tersebut.

“Jadi kami himbau kepada warga, apabila ada kejadian seperti ini, jangan ragu untuk segera melaporkannya kepada kepling atau lurah, supaya kami bisa segera menindaklanjutinya. Juga tak lupa kita dari Pemerintah Kota Sibolga menghimbau agar warga masyarakat waspada bila terjadi hujan juga badai seperti ini,” pungkasnya.

Ompu Anta sendiri tak henti mengusap air mata. Janda tua yang sehari-harinya bertahan hidup dari menjual gorengan pisang di depan rumahnya  itu terlihat sangat terpukul dengan kejadian yang ia alami. “Tak tahu lagi aku mau tidur dimana setelah ini,” ucapnya lirih sambil terisak. (Marganda Hutabarat)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *