DINKES SIBOLGA LAUNCHING GERAKAN PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI KANKER PADA PEREMPUAN

SIBOLGA – Kasus penderita kanker leher rahim mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pasien yang datang memeriksakan ke Rumah Sakit untuk penyakit ini terus bertambah. Adapun penyebab penyakit ini diantaranya pola konsumsi makan tidak sehat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Sibolga M Yusuf Batubara pada acara Launching Serempak Program Nasional Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan dilaksanakan di halaman Puskesmas Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Senin (27/04) kemarin.

Kanker Rahim dan Kanker Payudara merupakan penyakit yang sangat banyak diderita perempuan Indonesia. Dengan launching ini, maka akan dapat mendeteksi secara dini penyakit kanker bagi perempuan yang ada di Kota Sibolga. Kesadaran perempuan akan penyakit kanker leher rahim harus ditingkatkan. Apalagi penyakit kanker ini, merupakan jenis kanker kedua yang paling umum pada wanita, kata Yusuf.

Wali Kota Sibolga Drs. HM Syarfi Hutauruk dalam sambutannya mengatakan, peningkatan kejadian kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) menjadi ancaman serius untuk kesehatan masyarakat, karena menambah beban ekonomi dan sosial bagi masyarakat, karena dari 100 penderita PTM sebanyak 70 orang tidak menyadari dirinya mengidap PTM, sehingga terlambat dalam mendapatkan penanganan yang mengakibatkan terjadinya komplikasi, kecacatan bahkan kematian.

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang semakin sering dijumpai di Indonesia. Kanker leher rahim dan kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak dijumpai di Indonesia.

Dibalik keganasannya, kanker dapat dikatakan sebagai penyakit gaya hidup karena dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat dan menjauhkan faktor resiko terserang kanker. Lebih dari 40% dari semua kanker dapat dicegah dan beberapa jenis kanker yang paling umum termasuk kanker payudara dan kanker leher rahim dapat disembuhkan jika ditemukan lebih dini.

Wali Kota juga menyarankan, khususnya para ibu-ibu agar melakukan pemeriksaan rutin minimal 3 kali setahun untuk mendeteksi penyakit kanker ini dan melakukan pencegahan.

Peserta yang mengikuti acara ini sebanyak 100 orang dari puskesmas Aek Habil, 100 orang dari puskesmas Parombunan, yang terdiri dari wanita yang sudah menikah, khususnya dari lingkungan Sibolga Selatan.

Turut hadir pada acara ini Ketua TP PKK Sibolga Hj. Delmeria Sikumbang, Kepala BPJS cabang Sibolga, Kadis Kesehatan, Kabag Humasy, Camat  dan Seluruh Lurah Kecamatan Sibolga Selatan.    (Benny)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *