Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

DIALOG FKUB KOTA SIBOLGA

 

 “Perbedaan, Sumber Kekuatan Dalam Bermasyarakat Dan Berbangsa”

SIBOLGA – Dialog antar pemuka agama menjadikan perbedaan menjadi sumber kekuatan dalam masyarakat dan bangsa,  toleransi dan saling menghormati. Menjalin kerjasama dalam berbangsa merupakan usaha dalam mempertahankan kerukunan antar umat beragama di sibolga, demikian dikatakan Ketua FKUB Kota Sibolga Drs. H. Sarmadan Daulay dalam sambutannya, Selasa (14/3) pagi bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sibolga pada  dialog yang diselenggarakan FKUB Kota Sibolga.

FKUB Kota Sibolga memiliki selogan “ Aqidah terjamin, kerukunan terjalin, silaturrahmi perekat bathin”, dengan  dialog ini  bertujuan mengendalikan isu yg mengancam terhadap kedamaian, kerukunan, keamanan.

Wali Kota Sibolga Drs. H.M. Syarfi Hutauruk, M.M dalam arahan tertulis  di bacakan  oleh Sekretaris Daerah Kota Sibolga Drs. M. Sugeng, M.M mengatakan, bahwa Kota Sibolga dikenal dengan keanekaragaman etnis budaya, suku dan agama,  namun bukan menjadi suatu halangan bagi masyarakat Kota Sibolga untuk dapat hidup rukun, damai dan bergandeng tangan satu sama lain. “Keamanan, kedamaian serta kerukunan merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan di daerah dan Negara,” ucap Sugeng.

Sementara Kepala Kantor Kemenag Sibolga Drs. Mardinal Tarigan, M.M dalam sambutannya mengatakan, pentingnya usaha membina kerukunan dan keamanan di masyarakat serta menumbuhkan semangat keragaman.

Ketua panitia Drs. H. Nurdiswar B Jambak, M.Sc, MA dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan dialog FKUB Kota Sibolga ajang silaturrahmi bersama pemuka agama se-Kota Sibolga.

Kegiatan dialog tersebut  dilaksanakan satu hari penuh dengan materi yang di sampaikan oleh Kapolres Kota Sibolga, Dandim 0211/TT dan juga dari tiap pemuka agama yang juga di akhiri dengan diskusi untuk merumuskan kesimpulan dan rekomendasi pada pemerintah guna dijadikan sebagai acuan, dengan thema “Revitalisasi semangat keberagaman dan keberagamaan bagi mewujudkan masyarakat Berbhineka Tunggal Ika sebagai pilar berbangsa dan bernegara”. (nbn)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *