PEMPROVSU BERSAMA PEMKO SIBOLGA ADAKAN BIMTEK DAN SOSIALISASI ANTI NARKOBA

SIBOLGA – ‘Narkoba adalah musuh kita semua, yang dapat merusak dan menghancurkan generasi bangsa’. Demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan peredaran gelap narkoba, Pemprovsu bersama Pemerintah Kota Sibolga mengadakan bimbingan teknis (bimtek) dan Sosialisasi anti narkoba kepada masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Kota Sibolga, bertempat di Aula Hotel Wisata Indah, hari ini, Kamis (13/09) pagi.

Pada kesempatan ini, Gubernur Sumatera Utara H. Tengku Erry Nuradi menyampaikan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Bendri Limbong, S.Sos, Kabid Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional dari Badan Kesbangpol Provsu, bahwa kegiatan ini di laksanakan bertujuan agar menumbuhkan kepedulian, semangat dari setiap elemen untuk menjadi penyampai tentang bahaya dan ancaman narkoba.

Dalam sambutannya, Erry Nuradi juga mengajak semua masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Sibolga untuk menggalakkan anti narkoba dengan berbasis pada ketahanan keluarga dan lingkungan, dan berpesan kepada para tokoh masyarakat, para pemuda/pemudi khususnya bagi aparatur negara agar berperan aktif memberikan penyadaran akan bahaya narkoba di lingkungan sekitarnya.

Asisten Pemerintahan Pemerintah Kota Sibolga Josua Hutapea S.Sos, saat membacakan sambutan Wali Kota Sibolga Drs. Syarfi Hutauruk, menyampaikan,  menyambut baik dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud tekad semangat pemerintah daerah dalam upaya memerangi narkoba di Kota Sibolga dengan melibatkan berbagai pihak.

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Sibolga memiliki komitmen yang kuat terhadap upaya memerangi narkoba, dengan terus mengupayakan pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan narkoba di Kota Sibolga yang bekerja sama lintas sektoral.

“Hal tersebut penting, karena dalam upaya mewujudkan masyarakat Kota Sibolga yang sejahtera, hari ini dan di masa depan. Keberhasilan sosialisasi ini bukan dinilai dari terselenggaranya secara baik, namun tolak ukur keberhasilannya adalah peningkatan pemahaman kita terhadap penyalahan dan peredaran gelap narkoba, sehingga kita mampu memahaminya di kehidupan sehari – hari,” ujar Josua.

Kegiatan turut dihadiri perwakilan unsur Muspida, Dinas Kesehatan Kota Sibolga, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pemuda/i Kota Sibolga.  (RJ)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *