Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

Asisten Hadiri Simulasi PPS dan RHPS dengan Protokol Kesehatan Dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakli Wali Kota Sibolga Tahun 2020

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – , Mewakili Wali Kota Sibolga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Josua Hutapea, S.Sos, menghadiri Simulasi Pemungutan, Penghitungan Suara dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dengan Protokol Kesehatan dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Tahun 2020, yang dilaksanakan di Lapangan Simare-mare, pada Sabtu (21/11/20) pagi.

Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakan oleh Asisten menyampaikan, pelaksanaan pemilu sangat penting bagi perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Simulasi ini tentunya dalam rangka membangun pengetahuan bagi petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), dan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan petugas tentang Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (SIRE).

“ Saya berharap KPU Kota Sibolga memiliki strategi dalam program pendidikan pemilih yaitu pemanfaatan penggunaan teknologi informasi, media massa, lembaga pendidikan, akitifitas sosial budaya, komunitas hobby dan relawan demokrasi dengan demikian pendidikan pemilih meletakkan pemilih sebagai subjek yang membangun nalarnya sendiri, agar informasi yang didapat dari simulasi ini tidak berhenti di sini, tetap disosialisasikan dimulai dari keluarga kita, tetangga, teman dan terus disebarkan untuk mesukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah pada tanggal 09 desember 2020”. Ucap Asisten.

Sebelumnya, lapotan Ketua KPU Sibolga yang di bacakan oleh devisi teknik KPU Sibolga Salmon Tambunan menyampaikan, proses yang diperagakan saat simulasi ini telah sesuai dengan aturan yang berlaku dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara pada pilkada serentak 9 desember 2020 secara nasional, jumlah pemilih (pada saat simulasi) ini sebanyak 319 orang, dan semuanya adalah pemilih ril di tps 6 (enam) kelurahan simare-mare dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan.

“Jadi setiap TPS nanti dilakukan penyemprotan disinfektan, petugas KPPS dan Pemilih harus memakai masker, diatur jarak setiap pemilih, menyediakan fasilitas cuci tangan, menyiapkan sarung tangan bagi pemilih, mengatur kedatangan pemilih, memakai pelindung wajah, tidak memperkenankan bersalaman, menggunakan tinta tetes, serta menyediakan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuh nya diatas 37,3°C “ ucapnya.

Turut hadir dalam acara ini, Unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Ketua KPU Sibolga Khalid Walid SE, perwakilan Bawaslu Kota Sibolga, tokoh masyarakat, tokoh adat, ulama dan sejumlah organisasi masyarakat Kota Sibolga, serta Camat dan Lurah se-Kota Sibolga.

Bagikan :