Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

HASIL SURVEI DAN ANALISA USU, KESEJAHTERAAN NELAYAN SIBOLGA MULAI TUMBUH

Share

 

SIBOLGA  Tim surveyor dan analisis dari Universitas Sumatera Utara (USU) Doktor Hamonangan Nainggolan meminta Pemerintah Kota (Pemko) cq Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Kota Sibolga agar melanjutkan program peningkatan kesejahteraan nelayan di Kota Sibolga. Pasalnya, berdasarkan hasil survei dan analisa, tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan Kota Sibolga mulai tumbuh perekonomiannya.

“Program kerja ini perlu dilanjutkan, karena berdasarkan data survei tentang tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan Kota Sibolga mulai tumbuh perekonomiannya. Namun pemerintah daerah diharapkan bukan saja memberikan bantuan tetapi juga penyuluhan,” kata Hamonangan pada penyampaiannya terkait hasil analisa dan survei yang dilakukannya tim mereka tentang tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan Kota Sibolga, Rabu (9/9) kemarin, bertempat di Aula Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga.

Hadir pada acara itu Asisten II Pemko Sibolga Junaidi Tanjung mewakili Pelaksana Harian (PLH) Wali Kota Sibolga M Sugeng, unsur pimpinan DPRD Kota Sibolga, unsur pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan Lurah se-Kota Sibolga, unsur instansi vertikal serta unsur organisasi dan kelompok nelayan. Tujuan survei yang dilakukan tim surveyor dari USU itu sendiri, selain untuk mengetahui tingkat kesejahteraan nelayan Kota Sibolga, juga untuk mengetahui kesesuaian bantuan yang diberikan Pemko Sibolga melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) kepada nelayan.

Dari hasil survei dan analisa tim surveyor dan analis USU yang dilakukan terhadap 108 orang responden yang dikelompokkan berdasarkan beberapa variabel, diketahui bahwa sebanyak 50 persen nelayan Sibolga berpendapatan bersih 2,1 juta – 3 juta per bulan. Sisanya sebanyak 27 persen berpendapatan 1 – 2 juta per bulan, 17 persen berpendapat dibawah 1 juta dan 6 persen diatas 3 juta. Dengan jumlah jenis pekerjaan terbanyak adalah nelayan penangkap ikan sebesar 64 persen, nelayan pengolah dan pemasaran ikan sebanyak 31 persen dan nelayan pembudidayaan ikan sebanyak 5 persen.

“Saran saya, ekspektasi tindak lanjut Dinas KP Sibolga dalam rangka peningkatan bantuan terhadap nelayan dan Dinas KP perlu melakukan pendataan sebelum memberikan bantuan kepada nelayan agar mencapai sasaran yang tepat guna,” ungkapnya.

Kepala Dinas KP Sibolga Hendra Darmalius, dalam sambutannya diacara itu sebelumnya mengatakan, bahwa Pemko Sibolga untuk periode 2010 – 2015 khususnya pada masa kepemimpinan Syarfi Hutauruk, selalu dan terus berupaya semaksimal mungkin untuk membangun dan mengembangkan sektor KP. Sehingga saat ini sektor KP telah dapat menunjukkan eksistensinya, ungkapnya.

“Berbagai program dan kegiatan telah dilaksanakan baik dalam bentuk bantuan modal, bantuan sarana dan prasarana usaha seperti alat tangkap, kapal, dan perlengkapannya. Serta berbagai macam alat dan sarana pengolahan ikan, serta berbagai alat dan sarana pemasaran ikan, pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana pendukung sektor KP seperti pasar ikan Mina Nauli, Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Cold Storage, Pabrik es dan SPDN serta lainnya,” tutur Hendra.

Disamping itu, Pemko Sibolga juga terus melakukan pendampingan, pelatihan dan pembinaan bagi kelompok nelayan. Yang semuanya itu diharapkan akan dapat memicu dan memacu perkembangan usaha sektor KP di Kota Sibolga.“Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat nelayan,” pungkasnya. 

Asisten II Perekonomian Pemko Sibolga Junaidi Tanjung mewakili PLH Wali Kota Sibolga M Sugeng turut memberikan sambutan menerangkan, bahwa itulah beberapa program yang telah dilaksanakan oleh Pemko Sibolga dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat nelayan Kota Sibolga.

“Namun kita pun menyadari bahwa upaya – upaya tersebut tentu belumlah cukup untuk menjadikan masyarakat nelayan kita sejahtera. Masih diperlukan upaya dan usaha yang lebih keras disamping melanjutkan program – program yang telah dilaksanakan,” tandasnya.         (Red/yel)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *