BeritaLaporan Liputan

BKN dan Pemko Sibolga Perkuat Pemulihan Arsip ASN Pascabencana, Dorong Percepatan Digitalisasi

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA — Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkuat upaya pemulihan arsip aparatur sipil negara (ASN) yang terdampak bencana sekaligus mendorong percepatan digitalisasi dalam pengelolaan administrasi kepegawaian.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Arsip ASN Pascabencana di Wilayah Sumatera Utara yang diselenggarakan BKN dan difasilitasi Pemko Sibolga selama dua hari, tanggal 9–10 September 2026. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., bertempat di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (10/09/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada BKN Pusat Jakarta dan BKN Regional VI Medan atas perhatian, dukungan, pembinaan, dan pendampingan dalam penanganan arsip ASN pascabencana.
“Atas nama Pemerintah Kota Sibolga, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan oleh BKN Pusat Jakarta dan BKN Regional VI Medan kepada Pemerintah Kota Sibolga,” ucap Sekda.

Menurut Sekda, pemulihan arsip ASN tidak hanya berkaitan dengan dokumen fisik yang rusak atau hilang, tetapi juga menjadi momentum untuk membenahi tata kelola arsip kepegawaian secara menyeluruh. Untuk itu, digitalisasi arsip ASN dinilai penting sebagai langkah strategis dalam memperkuat keamanan dan keberlanjutan data kepegawaian serta mengurangi risiko kehilangan dokumen akibat bencana di masa mendatang.

“Selain pemulihan arsip fisik, kita juga harus mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan arsip ASN. Digitalisasi menjadi langkah strategis untuk mengurangi risiko kehilangan dokumen apabila terjadi bencana di kemudian hari,” tegas Sekda.

Sekda juga mengajak seluruh ASN untuk membangun budaya administrasi yang tertib dengan memastikan data dan dokumen kepegawaian dikelola secara akurat, aman, dan berkelanjutan. Sekda berharap hasil pembinaan dan pendampingan BKN menjadi dasar bagi Pemko Sibolga dalam melakukan evaluasi, pembenahan, serta tindak lanjut secara berkelanjutan.

“Kami berharap hasil pembinaan dan pendampingan yang telah dilaksanakan dapat menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi, pembenahan, dan tindak lanjut secara berkelanjutan, sehingga pengelolaan arsip dan administrasi kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Sibolga dapat semakin tertib dan optimal dalam meningkatkan kualitas tata kelola manajemen ASN,” ungkap Sekda.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Dr. Janry H.U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan fasilitasi yang diberikan Pemko Sibolga. Ia menjelaskan, kehadiran BKN merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah daerah mendata arsip ASN yang mengalami kerusakan maupun kehilangan akibat bencana alam.

“Kami hadir di sini untuk membantu mendata arsip ASN yang mengalami kehilangan atau kerusakan akibat terdampak bencana alam. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua,” ujarnya.

Pendampingan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi arsip ASN pascabencana sekaligus menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan tindak lanjut yang diperlukan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pengelolaan Sistem Informasi dan Layanan Digitalisasi Manajemen ASN BKN, Wahyu Firdaus, S.T., menekankan pentingnya penguatan sistem informasi dan digitalisasi arsip dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepegawaian.

Menurutnya, data digital yang tersimpan dalam sistem dapat membantu memastikan dokumen dan informasi ASN tetap tersedia serta dapat diakses untuk berbagai kebutuhan administrasi.

“Penguatan sistem informasi dan digitalisasi arsip menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepegawaian. Data digital yang tersimpan dalam sistem dapat membantu memastikan dokumen ASN tetap tersedia dan dapat diakses untuk berbagai kebutuhan administrasi,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, BKN terus mendorong pemanfaatan sistem digital dan otomasi layanan agar administrasi kepegawaian tidak sepenuhnya bergantung pada dokumen fisik. Ia juga menekankan pentingnya memastikan data ASN selalu diperbarui dan akurat, sehingga dapat mendukung pelayanan dan administrasi kepegawaian secara optimal.

Kegiatan tersebut diikuti pejabat pengelola kepegawaian dan arsip kepegawaian di lingkungan Pemko Sibolga, serta jajaran BKN Pusat Jakarta dan BKN Regional VI Medan.

Turut hadir Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Romatua Hasonangan Panjaitan, S.H., serta Kepala Bidang Perencanaan, Pemberhentian dan Pembinaan Profesi ASN BKD Kota Sibolga, Darwin Pasaribu, S.Sos.

Melalui kegiatan ini, Pemko Sibolga dan BKN memperkuat komitmen bersama dalam memastikan arsip ASN terlindungi, tertata, dan dapat diakses secara berkelanjutan, sekaligus mendorong terwujudnya tata kelola manajemen ASN yang modern, adaptif, aman, dan berbasis digital.

Related Articles

Back to top button