Pemko Sibolga Hadiri Ground Breaking Pembangunan Hunian Tetap Insitu bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., didampingi Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga, Fadlan Satria Siregar, S.STP., menghadiri kegiatan ground breaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Insitu yang berlangsung di lahan milik Ferry Hotma Tua Nainggolan, Lingkungan I, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, pada Kamis (02/07/2026) pagi.
Dalam sambutan Wali Kota Sibolga yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., disampaikan bahwa dimulainya pembangunan Hunian Tetap Insitu merupakan momentum yang sangat bermakna bagi Pemerintah Kota Sibolga, khususnya bagi masyarakat Kelurahan Angin Nauli. Pembangunan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian yang aman, layak, dan berkualitas bagi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan dengan konsep insitu merupakan pendekatan yang tepat karena masyarakat tetap dapat tinggal di lingkungan asalnya. Dengan demikian, hubungan sosial, budaya, mata pencaharian, serta kehidupan bermasyarakat yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan.
Pemerintah Kota Sibolga juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, seluruh instansi terkait, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Caritas Indonesia, CPSE Keuskupan Sibolga, dan JPIC Kapusin Sibolga atas kontribusi dan dukungan yang diberikan sehingga pembangunan Hunian Tetap Insitu dapat dimulai.
Dalam sambutan tersebut juga ditekankan bahwa sinergi yang kuat antara pemerintah, mitra pembangunan, dan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berhasil, berkelanjutan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui pembangunan Hunian Tetap Insitu ini diharapkan masyarakat terdampak bencana dapat memperoleh tempat tinggal yang aman dan nyaman, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan serta memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang. Pembangunan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan kawasan permukiman yang lebih tertata, sehat, produktif, dan menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Caritas Indonesia, Pastor Fredy Rante Taruk, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Caritas Indonesia merupakan lembaga resmi Gereja Katolik yang menjadi bagian dari jaringan Caritas Internasional yang berpusat di Roma dan telah hadir di 162 negara.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh penerima manfaat serta kepada pemerintah, aparat keamanan, kejaksaan, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja sama dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia juga menegaskan komitmen Caritas Indonesia untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung upaya penanganan pascabencana. Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sehingga masyarakat terdampak bencana segera memperoleh hunian yang layak.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kota Sibolga, Lurah Angin Nauli, Aido H. Simanjuntak, para Kepala Lingkungan se-Kota Sibolga, Tim Caritas Indonesia, para penerima manfaat Hunian Tetap Insitu, serta mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).


