BeritaLaporan Liputan
Wali Kota Sibolga Salurkan Santunan Kemensos RI bagi Korban Bencana

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota Sibolga kembali menunjukkan komitmen dalam memberikan perlindungan dan kepedulian kepada masyarakat terdampak bencana. Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, secara langsung menyerahkan santunan kematian dan bantuan bagi korban luka berat akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi tahun 2025 lalu yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Penyerahan berlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Kamis (30/04/2026) siang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa pemerintah hadir secara cepat dan tanggap sejak awal terjadinya bencana, termasuk dalam pengurusan administrasi hingga penyaluran hak-hak masyarakat terdampak.
“Hari ini Kementerian Sosial kembali menyalurkan santunan untuk satu korban meninggal dunia. Begitu ada korban, pemerintah langsung mengurus akta kematian dan melaporkannya. Sebelumnya sudah 54 orang menerima santunan, dan hari ini satu lagi direalisasikan,” jelas Wali Kota.

Wali Kota juga menjelaskan bahwa bantuan bagi korban luka berat yang disalurkan saat ini diberikan kepada 15 orang. Sementara itu, satu korban yang sebelumnya masuk kategori luka berat telah meninggal dunia dan akan diusulkan untuk menerima santunan kematian.
Lebih lanjut, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan respons cepat dalam penanganan bencana di Kota Sibolga.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Bapak Menteri Sosial. Negara benar-benar hadir, mulai dari penanganan darurat oleh TNI, Polri, dan Basarnas hingga penyaluran santunan dan bantuan bagi masyarakat terdampak. Ini sangat membantu meringankan beban warga kami,” ungkap beliau.
Selain santunan kematian, pemerintah pusat juga telah menyalurkan berbagai bantuan lain, seperti dana tunggu hunian bagi pengungsi serta bantuan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Sibolga, Haslan Efendy, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini mengacu pada SK Menteri Sosial RI Nomor 2/Huk/2026 tentang bantuan sosial bagi korban bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan pada kesempatan ini meliputi santunan kematian kepada 1 orang sebesar Rp15 juta serta santunan luka berat kepada 15 orang masing-masing sebesar Rp5 juta. Sebelumnya, sebanyak 54 korban telah menerima santunan pada 21 Desember 2025 lalu.
Dengan demikian, hingga saat ini total sebanyak 55 korban telah menerima santunan, dan satu orang lainnya masih dalam proses pengusulan untuk mendapatkan santunan kematian.
Seluruh bantuan disalurkan langsung melalui Bank Mandiri Cabang Sibolga guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga berdialog dengan keluarga korban, memberikan motivasi dan penguatan moral, serta membuka ruang komunikasi langsung bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri. Pemerintah Kota Sibolga akan terus hadir dan siap membantu setiap permasalahan yang dihadapi warga,” tegas Wali Kota.

Turut hadir dalam kegiatan ini unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan terkait, diantaranya Kapolres Sibolga, Dandim 0211/TT, Sekretaris Daerah Kota Sibolga, perwakilan Kejaksaan Negeri, pihak Bank Mandiri, para camat dan lurah, serta keluarga penerima santunan.
Melalui langkah ini, Pemko Sibolga menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan pemulihan pascabencana.


