BeritaLaporan Liputan
Wakil Wali Kota Sibolga Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Kesiapsiagaan Idulfitri, dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, didampingi Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolgs, Josua Hutapea, S.Sos., serta jajaran OPD terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi Hari Raya Idulfitri 1447 H serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting dari Ruangan Command Center, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Senin (09/03/2026) pagi.
Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komjen. Pol. Drs. Tomsi Tohir Balaw, M.Si., dari Sasana Bhakti Praja Kemendagri, serta diikuti secara virtual oleh Menteri Dalam Negeri, (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dari Kantor Gubernur Kepulauan Riau.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi di berbagai daerah. Selain itu, rakor juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran distribusi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idulfitri, sehingga masyarakat dapat merayakan hari besar keagamaan dengan aman dan nyaman.
Dalam kesempatan tersebut juga dibahas evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Pembangunan 3 Juta Rumah, yang merupakan salah satu program prioritas nasional dalam rangka meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Melalui partisipasi aktif dalam rakor ini, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga menekankan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



