Pemko Sibolga Perkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA – Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga terus memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana alam. Upaya Darurat tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tanggap Banjir dan Tanah Longsor yang digelar di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Selasa (27/01/2026).
Mewakili Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, ST, M.Kom., bersama Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Drs. Rudolf S. Butar-butar, M.Pd., Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Bustanul Arifin, S.T., M.M., didampingi Plt. Kepala BPBD Kota Sibolga, Fadlan Satia Siregar, S.STP., memimpin rapat koordinasi tersebut.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai langkah strategi untuk menyinergikan peran Pemerintah Daerah dengan lembaga zakat, organisasi non-pemerintah (NGO), serta pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka mengoptimalkan penanganan darurat bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Kota Sibolga.
Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Sekretariat Daerah Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, ST, M.Kom., pentingnya komunikasi dan koordinasi yang solid antar instansi, termasuk dengan LSM dan organisasi kemanusiaan, agar penanganan bencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terarah.
Ia menegaskan bahwa, Pemko Sibolga memastikan seluruh upaya penanganan bencana berjalan efektif dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan.
Rakor ini juga dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sibolga, perwakilan BNPB, PMI Provinsi Sumatera Utara, PDAM Tirta Nauli, Baznas, serta berbagai LSM dan organisasi kemanusiaan, antara lain IHCP, Caritas, YEU, Habitat, dan Dompet Dhuafa, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Melalui rapat ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi serta langkah-langkah konkret antar seluruh pihak dalam penanganan darurat bencana, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya penanganan pascabencana di Kota Sibolga.

