BeritaLaporan Liputan

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026

Dinas Kominfo Kota Sibolga | SIBOLGA —
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, bersama Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting, bertempat di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, pada Senin (19/01/2026) pagi.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Sibolga, Drs. Herman Suwito, M.M., Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Sibolga, Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., serta Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Josua Hutapea, S.Sos., bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sibolga.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir, dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. Dalam paparannya disampaikan bahwa, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) akhir tahun 2025, tiket pesawat masih menjadi salah satu penyumbang inflasi sebesar 0,02 persen, meskipun telah diberikan subsidi oleh pemerintah.

Dijelaskan bahwa kenaikan harga tiket pesawat telah terjadi sejak awal Desember 2025, sebelum periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), sehingga kebijakan subsidi dinilai belum sepenuhnya berdampak signifikan terhadap penurunan harga tiket.

Menyikapi hal tersebut, perwakilan Kementerian Perhubungan menyampaikan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan operator maskapai serta Kementerian Keuangan terkait pemberian stimulus atau subsidi tiket pesawat.

Sebagai kesimpulan, disampaikan bahwa kebijakan penyesuaian harga tiket pesawat pada periode Nataru 2025/2026 telah diterapkan oleh 14 Badan Usaha Angkutan Udara Niaga Berjadwal dan telah dilakukan pengawasan oleh Inspektur Penerbangan Bidang Angkutan Udara dari Kantor Pusat maupun seluruh Kantor Bandar Udara. Berdasarkan hasil pengawasan sementara, tarif angkutan udara pada periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 mengalami rata-rata penurunan harga tiket sebesar 15 hingga 19 persen dibandingkan tarif batas atas sebelum pemberlakuan diskon.

Rakor ini turut dihadiri oleh perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sibolga, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan dari TNI, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam upaya pengendalian inflasi daerah.

Related Articles

Back to top button