Rabu, 13 Desember 2017
Blue Red Green

WALI KOTA PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN KE-72 TAHUN

 

Syarfi : “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”

 SIBOLGAPemerintah Kota Sibolga gelar upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan ke-72 Tahun 2017, yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, dilapangan Simare-mare Kota Sibolga, Jumat (10/11) pagi. Usai upacara bendera, dilakukan penyerahan bantuan tali asih kepada para pejuang veteran Kota Sibolga dan juga dirangkai dengan penyerahan bantuan becak bermotor (betor) untuk transportasi bagi anak sekolah penyandang disabilitas dan juga bantuan peralatan wirausaha kepada para penyandang disabilitas.

Setelah penyerahan bantuan oleh Wali Kota Sibolga dengan didampingi Forkopimda dan Wakil Wali Kota, acara dilanjutkan dengan upacara ziarah ke taman makam pahlawan, dan tabur bunga untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah gugur memperjuangan Negara Republik Indonesia di laut Pelabuhan Sambas Kota Sibolga.

Turut hadir pada acara ini, yakni Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang, Kapolresta Sibolga AKBP Benny R Hutajulu, Danlanal Sibolga, Kasrem 023/KS, Ketua Pengadilan Sibolga, mewakili Kejari Sibolga, Sekda Kota Sibolga Drs. M. Sugeng MM, Ketua Tim Penggerak PPK Kota Sibolga Dra. Hj. Delmeria Sikumbang, Wakil Ketua Tim Penggerak PPK Kota Sibolga Doharta Ida Hutabarat, Forkopimda Kota Sibolga, pimpinan OPD Kota Sibolga, tim penggerak PKK, persatuan organisasi wanita Kota Sibolga dan para pejuang veteran.  

Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk saat membacakan amanat Mentreri Sosial RI Kofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa setiap tanggal 10 November, seluruh bangsa Indonesia memperingati hari Pahlawan, mengenang para pendahulu, Pahlawan Perintis Kemerdekaan, para Pendiri Republik Indonesia dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang dilakukan, sehingga saat ini semua bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain.

“Para pendiri bangsa mengabarkan pesan penting kepada kita. Pesan itu adalah setelah kemerdekaan diraih, maka tahapan selanjutnya, kita harus terlebih dahulu untuk bisa memasuki tahapan bernegara, yakni berdaulat, adil dan makmur. Oleh karena pesan fundamental itulah maka peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 ini mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”, kata Syarfi.

Dijelaskannya, hari pahlawan yang diperingati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia Internasional, betapa segenap rakyat Indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Bung Karno pernah menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa-jasa pahlawannya. Kalimat singkat dari bung Karno ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi kita semua. Tanpa pengorbanan dan perjuangan para pahlawan dan perintis kemerdekaan, tidak akan ada gagasan besar untuk mendirikan sebuah negara yang bernama Republik Indonesia,” tegas Syarfi Hutauruk mengakhiri amanat.    (amir/rj/mks/fj)