Rabu, 13 Desember 2017
Blue Red Green

WUJUDKAN WILAYAH BEBAS KORUPSI, PN SIBOLGA BERSAMA PEMKO SIBOLGA TANDATANGANI PIAGAM PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS

SIBOLGA - Pengadilan Negeri (PN) Sibolga melakukan penandatanganan zona integritas guna pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Acara penandatanganan ini digelar di lobby lantai 1 gedung PN Sibolga, Senin 2 Oktober 2017.

Hal tersebut merupakan upaya untuk menjadikan Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas Pengadilan Negeri Sibolga ini dilakukan Ketua PN Sibolga Martua Sagala SH, MH bersama Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, Dandim 0211/TT Letkol (Inf) Corry Sigalingging, Kapolres Sibolga AKBP Benny Remus Hutajulu, Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi, Wakil Ketua DPRD Tapteng Darma Bakti Marbun, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Sri Rakhmadi MTr (Hanla), Dansatradar Sibolga Letkol (lek) Bambang Suyanto.

Acara ini turut dihadiri Ketua Pengadilan Agama Sibolga Drs. H. Surisman, Ketua Pengadilan Agama Pandan Drs. Muslim, S.H, Wakil Ketua PN Sibolga Alex Tahi Mangatur H. Pasraibu, SH. MH, para Hakim dan Advokat serta keluarga besar PN Sibolga.

Ketua PN Sibolga Martua Sagala dalam sambutannya menjelaskan, zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sedangkan WBK dan WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, peguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.

Martua Sagala mengungkapkan, untuk mendukung dan mewujudkan pembangunan zona integritas di Pengadilan Negeri Sibolga, mulai hari ini Senin (2/10) pihaknya secara resmi menerapkan sistim pelayanan terpadu melalui meja pelayanan yang ada di lobby lantai 1 PN Sibolga.

“Seperti yang kita lihat bahwa di lobby ini terdapat dua meja pelayanan yang akan dipergunakan untuk pelayanan secara terpadu, sehingga para pencari keadilan tidak lagi masuk ke dalam ruangan. Selain itu, di pintu pintu ruangan juga sudah ditempel stiker bertulis pengunjung yang berhubungan perkara tidak diperbolehkan masuk ke dalam ruangan. Dan untuk mengontrol itu, dari ruangan saya sudah ada monitor CCTV, di kantor ini sudah terpasang 11 titik CCTV. Itulah salah satu sebagai wujud komitmen yang kami tandatangani saat ini,” ungkap Martua Sagala.

Selain itu, lanjut Martua Sagala, PN Sibolga juga memiliki motto NAULI (Netral, Akuntabel, Unggul, Luwes, Integritas) sebagai komitmen untuk mewujudkan visi dan misi Mahkamah Agung RI.

“NAULI dari kata dasar ULI yang berarti bagus, cantik, indah dan enak dipandang mata. PN Sibolga juga bertekad dan berjuang bukan saja Nauli dalam penampilan, tetapi juga Nauli dalam pelayanan,” ujar Martua Sagala.

Diakhir sambutannya, Ketua PN Sibolga Martua Sagala meminta doa dan dukungan dari semua pihak agar Pengadilan Negeri Sibolga bisa berhasil menjadi Pengadilan Negeri yang terAkreditasi. (redaksi/hen)