Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALIKOTA SYARFI HUTAURUK HADIRI SINODE HKI

SIPOHOLON – Sinode kerja ke-60 Huria Kristen Indonesia (HKI) di Auditorium Kampus  II Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Silangkitan, Sipoholon, Taput, dibuka oleh Ephorus Pdt Dr Langsung Sitorus MTh, Selasa (20/8). Ada beberapa agenda dibahas antara lain mengevaluasi kinerja pimpinan HKI. Acara pembukaan itu dihadiri Dirjen Bimas Kristen Dr Saur Hasugian MTh, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk, Kapolres Taput AKBP Verdy Kalele, Kajari Tarutung S Simanjuntak, utusan dari Lutheran World Federation (LWF) Amerika dan ratusan peserta sinode.

 

Sinode kerja tersebut diawali dengan kebaktian singkat dengan peserta di Gereja HKI Kota Tarutung, selanjutnya peserta bertolak menuju ke tempat sinode digelar dan dilanjutkan upacara nasional yang mengambil tema dari Alkitab (Yohanes 15:16) ‘Supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap’ yang mempunyai makna penting untuk direnungkan dan bertujuan untuk mengevaluasi apa yang dilakukan dan akan dilakukan ke depan.

 

Melalui sinode kerja ini diharapkan berkat makin melimpah bagi seluruh warga jemaat yang bersekutu di bawah naungan HKI, hingga menghasilkan buah yang menjadi berkat bagi sesama manusia, demikian antara lain disampaikan Eporus HKI Pdt Dr Langsung Sitorus saat doa ibadah singkat pembukaan sinode kerja di Gereja HKI Kota Tarutung Selasa (20/8) sekitar pukul 15.00 WIB.

 

Sementara ketua panitia Jonggi Lumbantobing dalam laporannya menyebutkan bahwa sinode kerja ini berlangsung selama empat hari mulai  Selasa (20/8) sampai dengan Jumat (23/8). Diikuti 450 orang peserta yang terdiri dari para pendeta, utusan guru huria, penatua dan utusaan warga jemaat. Dia juga menyaampaikan bahwa pelaksanaan sinode kerja ini untuk membahas berbagai agenda di antaranya mengevaluasi hasil kerja pimpinan HKI periode 2010-2015, sekaligus membahas tata tertib (tatib) tentang pelaksanaan Sinode HKI pemilihan pucuk pimpinan periode mendatang. Kemudian pemilihan dan pelantikan majelis ketua persidangan dan notulis pengesahan jadwal acara sinode. Dia menjelaskan, bahwa sinode kerja itu adalah sebuah sarana komunikasi dari utusan-utusan beberapa gereja di bawah naungan HKI untuk membicarakan, merencanakan dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan baik secara administrasi atau pengablikasian unsur pimpinan dalam hal ini Ephorus. “Serta untuk menentukan secara bersama-sama langkah-langkah pelaksanaan dalam suatu pelayanan demi tercapainya tujuan yang ditetapkan dalam suatu periode,” ungkapnya.

 

Walikota Sibolga Drs.H.M Syarfi Hutauruk dalam sambutannya mengungkapkan, pembinaan kerukunan umat beragama harus dapat mewujudkan Indonesia yang aman, damai, nyaman dan menjamin masyarakatnya dalam menjalankan peribadatannya berdasarkan agama yang dianutnya, dimana di Indonesia sendiri mengakui 5 agama dan aliran kepercayaan yang diatur dalam UU Negara. Dalam kaitan itulah, sidang sinode kerja HKI ke 60 ini diharapkan mampu merumuskan keputusan-keputusan penting yang sangat dibutuhkan dalam pembinaan umat kristiani di indonesia, ucap walikota sibolga.“Untuk itu, saya berharap sidang kerja HKI ke-60 ini dapat berlangsung lancar dan lebih khusus menghasilkan program-program pelayanan yang menyentuh kebutuhan umat dan jemaat, selain itu hendaknya HKI dapat terus bersinergi dengan pemerintah dalam hal pelayanan kemasyarakatan”,ujar walikota sibolga mengakhiri sambutannya. (Alex Hutauruk)


Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X