Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALIKOTA SIBOLGA MAKAN SIANG BERSAMA DENGAN PARA KORBAN KEBAKARAN DI TENDA PENGUNGSIAN

SIBOLGA – Wali Kota Sibolga Drs.H.M.Syarfi Hutauruk MM, didampingi Sekda Pemko Sibolga M.Yusuf Batubara SKM, para pimpinan Forkopimda Kota Sibolga, para pimpinan OPD Kota Sibolga, serta para Camat dan Lurah se-Kota Sibolga, mendatangi posko pengungsian korban kebakaran yang terjadi di Jalan K.H.Ahmad Dahlan, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Kamis (27/12/2018).

Wali Kota Sibolga Drs.H.M.Syarfi Hutauruk MM, terlihat berbaur bersama dengan masyarakat yang saat itu sedang duduk ditenda pengungsian, tanpa rasa canggung, Syarfi duduk dan makan bersama-sama dengan korban. Dia terlihat berbincang-bincang dan bercanda dengan para pengungsi.

“Kita makan bersama dulu, semoga kalian semua tetap bersabar dan berdoa, agar musibah ini cepat berlalu,” katanya sembari mengajak para korban berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kepada para pengungsi, Syarfi pun meyakinkan, pengurusan surat-surat yang terbakar akan di selesaikan segera mungkin oleh Lurah dan Camat.

“Lurah dan Camat segera melakukan kordinasi dan pendataan seluruh surat menyurat masyarakat yang terbakar, dan melaporkan langsung ke Dinas Duk Capil, agar administrasi kependudukan seperti, KK, KTP, Akte Lahir, segera dikeluarkan, dan masalah buku nikah akan di kordinasikan dengan Kakan Kemenag, supaya duplikat buku nikah bisa dikeluarkan, termasuk surat pengganti ijazah, Lurah tinggal mengeluarkan surat pengantar saja, dan jangan lama-lama ya pak lurah,” tegas Syarfi.

Untuk masalah surat-surat lain, Syarfi mengaku saat ini masih mencoba menjalin komunikasi, termasuk pengurusan surat kendaraan bermotor yang terbakar.

“Saya sedang jalin komunikasi dengan pak kapolres agar diberikan keringanan, termasuk kepada PLN, tapi karena Managernya pulang kampung, kita tunggu ajalah dulu. Masalah pemasangan meteran air, saya pastikan semua yang sebelumnya sudah memasang meteran, akan dipasang kembali tanpa membayar,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Syarfi menerangkan, bahwa dapur umum di posko pengungsian hanya disediakan selama 3 hari dan akan berakhir, Kamis (27/12) sore hari.

“Posko ini akan tetap ada selama 14 hari, tapi kalau dapur umum akan berakhir sore ini. Sama kayak usulan bapak-bapak dan para ibu. Untuk apa kita disini terus, kalau ada rumah famili silahkan tinggal disana,” harapnya kepada para pengungsi.

Mendengar penjelasan Syarfi, para korban kebakaran yang ada di posko pengungsian langsung menyambut penjelasan Wali Kota Sibolga dengan tepuk tangan dan tertawa. “Terimakasih pak wali, dengan kehadiran pak wali, kami sudah sangat terbantu,” kata salah seorang korban diposko pengungsian.

Usai acara makan bersama dengan para korban, Syarfi kembali menyerahkan bantuan berupa beras 2 karung kepada setiap kepala Keluarga, termasuk gula, Indomie, dan sembako lainnya. Saat itu juga, Syarfi mengaku sudah melakukan kordinasi dengan Gubernur dan Menteri Sosial terkait kebakaran yang melanda masyarakat Sibolga.

“Kita berharap, menteri sosial dapat membantu kita dalam menyelesaikan masalah rumah warga yang terbakar, kita tunggu saja,” pungkasnya.      (mks/amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X