Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA TINJAU LOKASI TANAH LONGSOR, 4 ORANG MENINGGAL DUNIA

Pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2018, sekitar pukul 16.00 Wib, telah terjadi peristiwa bencana alam tanah longsor di Jalan Ketapang Gg. Senggol Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare Kecamatan Sibolga Utara Kota Sibolga, mengakibatkan 2 (dua) unit rumah mengalami rusak berat yang dihuni/ditempati oleh keluarga:
1. Ardin L. Tobing
2. Nadzran Lubis

Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk,M.M, dan Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang, S.Pi, turun langsung ke lokasi longsor dan melihat kondisi para korban. Dalam meninjau banjir dan korban longsor ini, wali kota bersama dengan Sekretaris Daerah Kota Sibolga M. Yusuf Batubara, Kapolres Kota Sibolga, TNI, beberapa pimpinan OPD, serta camat dan lurah. Akibat dari peristiwa tersebut, ditemukan jumlah kerugian materil sekitar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah), serta korban jiwa sebanyak 4 (empat) orang meninggal dunia dikarenakan tertimpa tanah longsor, material pondasi beton dan material bangunan rumah.

Adapun identitas korban meninggal dunia tersebut yaitu :
1. Ika Marbun, 30 Tahun, Perempuan, Ibu Rumah Tangga, Alamat Jalan Ketapang, Gg. Senggol Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
2. Juni Tobing (anak dari Ika Marbun), 4 Tahun, Perempuan, Balita, Alamat Jalan Ketapang, Gg. Senggol Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
3. Wahid Tobing (anak dari Ika Marbun), 1 Tahun, Laki-laki, Balita, Alamat Jalan Ketapang, Gg. Senggol Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
4. Sainul Lubis (keponakan dari Ika Marbun), 10 Tahun, Laki-laki, Pelajar, Alamat Jalan Ketapang, Gg. Senggol Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.

Kronologis kejadian, pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2018, sekitar pukul 16.00 Wib, telah terjadi peristiwa bencana alam tanah longsor yang diatasnya berdiri 1 (satu) unit bangunan rumah yang ditempati oleh keluarga Decearo Daolo tepatnya di Jalan Ketapang, Gg. Kerinci Lingkungan IV, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, sehingga pondasi beton rumah yang ditempati keluarga Decearo Daolo tersebut menimpa rumah yang ditempati oleh keluarga Ardin L. Tobing dan Nadzran Lubis yang notabene 4 (empat) orang korban meninggal dunia tersebut diatas sedang berada didalam rumah tersebut.

Wali Kota Sibolga menyampaikan, turut berduka cita sedalam dalamnya kepada keluarga korban, dan juga mengimbau seluruh masyarakat Kota Sibolga agar tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrim yang melanda Kota Sibolga. “Bencana ini tidaklah kita inginkan, tapi jika Allah sudah berkehendak maka kita tidak dapat melawannya. Bagi warga yang tinggal dilereng-lereng gunung agar tetap waspada, kalau kira-kira ragu, lebih baik mengungsi dulu,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Sibolga dan Kapolres Kota Sibolga didampingi Bhabinkamtibmas mendatangi TKP, dan membawa korban ke RSU Dr. F.L. Tobing Kota Sibolga. Dan saat ini telah disemayamkan di rumah keluarga korban di Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga. (redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X