Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

SINERGITAS CSR DENGAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN, BAPPEDA KOTA SIBOLGA LAKUKAN KORDINASI DENGAN PELAKU USAHA SE-KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial, disebutkan, bahwa untuk mewujudkan kehidupan yang layak dan bermartabat serta untuk memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial, negara menyelenggarakan pelayanan dan pengembangan sosial secara terencana, terarah dan berkelanjutan.

Pembangunan daerah diselenggarakan berdasarkan demokrasi dengan prinsip-prinsip kebersamaan, berkeadilan, berkelanjutan serta kemandirian. Pelaksanaan pembangunan daerah agar lebih efisien dan efektif memerlukan keterlibatan dari semua pihak mulai dari pemerintah, Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD serta masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu sudah tentu dituntut adanya sinergitas dan sinkronisasi yang dimulai dari tahapan perencanaan dan penganggaran yang terpadu, baik antara pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Di Kota Sibolga, terdapat perusahaan swasta/perbankan/BUMD yang telah menjalankan program CSR melalui berbagai bentuk kegiatan. Namun peran perusahaan swasta/perbankan/BUMD untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat masih dirasakan belum optimal. Hal inilah yang mendorong Pemerintah Kota Sibolga untuk melakukan sinergitas perencanaan pembangunan dengan Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dengan melaksanakan rapat koordinasi CSR (Corporate Social Responsibility) dengan Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD pada hari Rabu (21/09) bertempat di Aula Nusantara I Kantor Wali Kota Sibolga.

Wali Kota Sibolga HM.Syarfi Hutauruk,MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Ekonomi Pembangunan Drs.H.Junaidi Tanjung menuturkan, Pemerintah Kota Sibolga mempunyai komitmen yang tinggi dalam mewujudkan amanat tersebut, melalui pemanfaatan program dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Pemerintah yang menjadi penanggung jawab utama dalam mensejahterakan masyarakat dan melestarikan lingkungan tidak akan sanggup menanggung beban tersebut jika dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan partisipasi dari seluruh pemangku kepentingan salah satunya adalah pelaku usaha atau perusahaan agar akselerasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai. Dan salah satu wujud partisipasi tersebut adalah dalam bentuk pelaksanaan tanggungjawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR).

Diakhir sambutannya, Wali Kota Sibolga menyampaikan harapannya agar dengan sinergitas perencanaan pembangunan melalui CSR di Kota Sibolga diharapkan mampu memberikan jawaban atas segala permasalahan dalam memenuhi hak atas kebutuhan dasar warga negara demi tercapainya kesejahteraan sosial sehingga tujuan pembangunan di Kota Sibolga, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.

Kepala Bappeda Kota Sibolga Drs. Charli Sinambela, menyampaikan dalam laporannya, sinergitas CSR ini di latar belakangi program-program CSR yang dilakukan oleh Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD yang belum bersinergi dengan pemerintah daerah, sehingga belum memberikan dampak manfaat secara langsung pada masyarakat.

Keterbatasan pendanaan pembangunan Pemerintah Kota Sibolga bila dibandingkan dengan kebutuhan dana pembangunan yang sudah diprogramkan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga diperlukan kerjasama dengan Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD sebagai mitra Pemerintah Kota Sibolga.

Beliau juga mengungkapkan,  tentang pentingnya meningkatkan kualitas perencanaan serta sinergitas perencanaan melalaui CSR di Perusahaan Swasta/Perbankan/BUMD serta perencanaan di tingkat SKPD, sehingga mampu mengoptimalkan berbagai peluang sumber pendanaan yang ada, agar tercapai perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan efisien. Untuk itu perlu diterbitkan Perwal untuk mengakomodasi kegiatan CSR di Kota Sibolga, sehingga melalui peraturan yang akan diterbitkan, diharapkan sinergitas pembangunan akan sejalan dengan arah dan sasaran pembangunan pemerintah daerah yang akan dicapai selama 5 (lima) tahun ke depan demi mewujudkan Sibolga yang sejahtera maju dan berdaya saing. (nbn)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X