Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

PEMBUKAAN PESPARAWI TINGKAT KECAMATAN SIBOLGA KOTA

SIBOLGA – Dalam upaya meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilai – nilai keagamaan Kristiani, Pemerintah Kota Sibolga melalui Kecamatan Sibolga Kota menggelar Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) di Aula Topaz Hotel Wisata Indah Kota Sibolga, yang dibuka langsung Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang ditandai dengan pemukulan gong, Rabu (12/10) pagi. turut menghadiri pembukaan tersebut Staf Ahli Bid. Pemerintahan Sanggaraja Sitompul, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Sibolga Jamil Zeb Tumori, Pintor Siahaan, Rivorman Manalu, Ketua LPPD Kota Sibolga Marojahan Panjaitan.  

Tujuan pelaksanaan pesta paduan suara gerejawi Kecamatan Sibolga Kota Tahun 2016 ini adalah untuk memuliakan Tuhan melalui paduan suara, vocal group dan vocal solo yang membangun kebersamaan lewat harmonisasi nada, memberikan nuansa persaudaraan keyakinan bahwa nyanyian dan musik merupakan bahasa global, bahasa universal yang dapat menjembatani perbedaan suku, bahasa dan budaya serta untuk mengembangkan nilai-nilai keagamaan dalam meningkatkan toleransi antar umat gereja (umat Kristiani) dan antar umat beragama, sekaligus membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan harmonisasi umat beragama secara keseluruhan. Hal ini disampaikan oleh Nelly Natalia Purba selaku ketua panitia pelaksana dalam sambutannya.

Selama dua tahun terakhir ini, pelaksanaan Pesparawi Kota Sibolga semakin lebih baik dan efektif, dimana prosesnya sudah dimulai dari tingkat kecamatan, hingga masing-masing  pemenang maju di tahap selanjutnya, ini semua atas keterlibatan denominasi  gereja. Dengan demikian, paradigma bahwa Pesparawi tidak hanya sekedar ajang festival, melainkan mengajak gereja se-Kota Sibolga memuji dan mengagungkan  Tuhan dalam kuasa puji – pujian.

Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang mewakili  Wali Kota Sibolga Drs. Syarfi Hutauruk, dalam sambutannya mengatakan Pesparawi memiliki makna yang penting sebagai wahana pemberdayaan ummat secara adil dan proporsional.

“Dengan Pesparawi, di perlukan pemahaman pengamalan ajaran agama untuk lebih memantapkan budaya kerukunan hidup beragama, dengan persembahan puji pujian kepada Tuhan melalui lantunan lagu – lagu gereja,” ungkap beliau.

Selain itu, Pesparawi merupakan wahana untuk memperdalam wawasan kebangsaan ummat Kristiani, agar semakin berkualitas spiritual dan untuk semakin memperteguh kadar keimanan dan cinta kasih yang tulus pada sesama, pungkas Edi Polo Sitanggang.

Sebelumnya, Camat Sibolga Kota Nurawiyah Hutagalung dalam sambutannya menyampaikan, kepada para peserta lomba agar tidak bersedih dan tetap semangat apabila nanti tidak mendapat juara dalam pertandingan ini, dan mengajak peserta yang kalah nantinya agar mempersiapkan diri untuk dapat lebih baik memantapkan diri bertanding di tahun depan.

Peserta lomba berasal dari denominasi gereja-gereja dan sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Sibolga Kota yaitu GKPI Kota, Katolik Katedral, HKI Kota, GBI Santeong, SMA Swasta HKBP,  SMA Tri Ratna, SMA Khatolik, SMK Negeri 1 Sibolga, SMA Negeri 3 Sibolga, yang terdiri dari tingkat anak-anak sebanyak 43 orang, untuk tingkat remaja/pemuda sebanyak 135 orang dan dewasa sebanyak 134 orang. Sedangkan kategori lomba yang dipertandingkan adalah paduan suara, vocal group dan vocal solo. (hendri/amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X