Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

96 KG GANJA DIMUSNAHKAN DALAM PERINGATI HANI KOTA SIBOLGA

SIBOLGA – “Mari Kita Berantas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Sekarang Juga,” demikian disampaikan Wali Kota Sibolga Drs. H.M. Syarfi Hutauruk dalam arahan pada upacara Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Kota Sibolga di Lapangan Simare-mare Kota Sibolga, Senin (17/10) pagi,yang ditandai dengan pembakaran/pemusnahan NAPZA (Narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) dan uang palsu (upal).

Peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) tahun 2016 ini seperti peringatan pada tahun-tahun yang lalu, pada intinya merupakan ungkapan keprihatinan terhadap para korban penyalahgunaan narkoba dan sebuah momentum dan kesiapan untuk perang melawan setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

pada saat ini kenyataan menunjukkan bahwa di seluruh dunia jumlah penyalahgunaan narkoba meningkat dengan tajam, baik pada orang dewasa bahkan sampai kepada anak-anak, pria maupun wanita, pejabat negara maupun staf, orang kaya maupun miskin, mahasiswa sampai kepada pelajar SD, tidak pandang bulu, semua terlibat didalamnya. Oleh karena itu, Wali Kota Sibolga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Sibolga agar berperan aktif dan menyikapi dengan serius melawan penyalahgunaan narkoba.

Pada kesempatan ini, sebanyak 96.953,492 gram ganja kering, 431.453 gram shabu dan 200 lembar uang palsu dimusnahkan secara bersama-sama,” terang Timbul Pasaribu, Kajari Kota Sibolga dalam laporannya.

Dikesempatan yang sama, Pertamina Regional  1 Medan yang diwakili Bapak Sasongko beserta rombongan bersama dengan Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk di dampingi Wakil Wali Kota Edi Polo Sitanggang, anggota Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara Hj.Delmeria Sikumbang, Wakil Ketua I TP PKK Kota Sibolga Ibu Doharta Hutabarat  beserta unsur Muspida Kota Sibolga melakukan penyerahan secara simbolis brigh gas kepada ASN Kota Sibolga dalam rangka rencana pelaksanaan konversi dan sosialisasi pengalihan penggunaan bahan bakar gas elpigi 3 kg bersubsidi ke bright gas 5,5 kg non subsidi guna meminimalisir terjadinya salah sasaran bagi pengguna elpiji 3 kg bersubsidi. (hendri/amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X