Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

Siswa SMK PGRI Sibolga Lakukan Aksi Demo Ke Disdik Kota Sibolga

SIBOLGA – Ratusan siswa/i Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 04 Sibolga berdemonstrasi ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Pemko Sibolga, Senin (1/9) sore yang lalu. Mereka memprotes pemindahan lokasi belajar mereka dari SMK Negeri 1 ke SMP Negeri 6 Sibolga.

Aksi para siswa yang berlangsung sedikit ricuh itu reda setelah pihak Disdik mempersilakan Kepala SMK PGRI 04 Sibolga L Simanullang, dan sepuluh (10) orang perwakilan siswa masuk ke kantor untuk membahas permasalahan pemindahan lokasi belajar tersebut. Namun, pembahasan gagal menghasilkan kesepakatan.

Kepala Disdik Pemko Sibolga Alpian Hutauruk, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen) Binner Lumban Gaol, dan Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Andi Yos Dahlan menyampaikan keprihatinan terhadap aksi demonstrasi siswa ini. Bahkan menduga para siswa telah dihasut sehingga mau berunjuk rasa.

“Dua tahun lalu, Disdik Pemko Sibolga telah menyurati Yayasan PGRI 04 Sibolga, memberitahukan supaya tempat belajar SMK PGRI 04 tidak lagi menggunakan gedung SMK Negeri 1 Sibolga. Bahkan, Disdik juga menganjurkan sekolah SMK PGRI 04 untuk membeli lahan baru tempat gedung belajar para siswa. Namun, hingga saat ini tidak ada realisasi,” ujar Alfian.

Menurut Alfian, gedung SMK Negeri 1 tidak dapat dipakai lagi sebagai tempat belajar SMK PGRI 04 karena akan dipakai sebagai tempat belajar mahasiswa Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang baru berdiri. Maka, Disdik mengambil kebijakan memindah lokasi belajar SMK PGRI 04 ke gedung SMP Negeri 6 Sibolga. “Tapi kenapa justru kami yang didemo?. Kalaupun gedung SMK PGRI 04 belum ada, kami tetap memberikan gedung SMP Negeri 6 Sibolga sebagai tempat belajar,” tutur Alfian.

Dalam kesempatan itu, Alfian pun mengancam pihak yayasan SMK PGRI 04, akan mencabut izin operasional sekolah ini bila masih terus menolak dipindahkan. Hal senada juga disampaikan Kasi Kurikulum Disdik Pemko Sibolga Andi Yos Dahlan. Dia menyebutkan, Disdik Pemko Sibolga telah tiga (3) kali melayangkan surat soal perpindahan tempat belajar SMK PGRI 04.
Pertama, surat tertanggal 18 Juni 2014 yang isinya tentang penggunaan sarana pendidikan SMK Negeri 1 Sibolga oleh SMK PGRI 04 untuk para siswa baru tidak lagi menggunakan gedung SMK Negeri 1 Sibolga. Sebab, gedung akan digunakan sebagai tempat belajar Akademi Komunitas Negeri (AKN). Surat kedua, tertanggal 14 Juli 2014, berisi permintaan agar SMK PGRI 04 memindahkan lokasi belajar, dan surat ketiga tertanggal 8 Juli 2014 yang juga meminta agar SMK PGRI 04 melakukan perpindahan gedung tempat belajar.

“Jadi, permintaan untuk melakukan perpindahan gedung tempat belajar dari SMK Negeri 1 ke SMP Negeri 6 dilakukan bukan karena ingin menelantarkan, mengintimidasi ataupun menganaktirikan para siswa. Hal ini dilakukan karena gedung SMK Negeri 1 Sibolga akan dipakai untuk tempat belajar mahasiswa AKN,” ucapnya.

Kepala SMK PGRI 04 L Simanullang, menolak memberikan komentar usai pertemuan dengan pihak Disdik Pemko Sibolga. Sementara para siswa berharap, meskipun sekolahnya dipindah ke SMP Negeri 6 Sibolga, kegiatan belajar tidak akan terganggu.  

Aksi demonstrasi ini dikawal ketat oleh aparat kepolisian Polres Kota Sibolga dan juga personil Satpol PP Kota Sibolga.       (Hen)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X