Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

PEMERINTAH KOTA SIBOLGA LAKSANAKAN PASKAH OIKOUMENE TAHUN 2018

SIBOLGA – Perayaan Paskah Oikoumene Tahun 2018, yang dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kalangan berlangsung khidmat, dilaksanakan di Lapangan Simare-mare Kota Sibolga, Minggu (29/4/2018). Perayaan ini  diawali dengan pawai karnaval mobil hias dari seluruh gereja se-Kota Sibolga dan prosesi Jalan Salib (Via Dolorosa) yang diperankan pengurus dan kader GMKI Cabang Kota Sibolga dari depan Gereja Katolik Paroki Katedral Santo Theresia Lisieux menuju ke Lapangan Simare-mare.

Usai prosesi jalan salib, perayaan dilanjutkan dengan ibadah paskah yang dipimpin oleh sejumlah pendeta sebagai liturgis, dan Pdt.Rehpelita Ginting, STh, M.Min, sebagai pengkhotbah, serta diisi dengan pujian penyembahan yang dibawakan oleh paduan suara dari Korem 023/KS, dan paduan suara binaan Pemko Sibolga baik anak-anak maupun dewasa.

Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, S.Pi, Sekretaris Daerah Kota Sibolga Drs. M.Yusuf Batubara, SKM, Asisten dan Staf Ahli Pemko Sibolga, Ketua DPRD Kota Sibolga Tonny Agustinus L.Tobing, para anggota DPRD Kota Sibolga, para pimpinan OPD Kota Sibolga, Uskup Agung Sibolga, para pendeta, pastor, dan rohaniawan, serta masyarakat Kristiani Kota Sibolga.

Pdt.Rehpelita Ginting, STh. M.Min, dalam khotbahnya sesuai thema “Kuasa Kebangkitan Kristus Menjadikan Kita Hamba Kebenaran (Roma 6 : 10), mengajak warga Kristiani Kota Sibolga untuk bersatu meskipun berasal dari latar belakang suku yang berbeda.

“Jangan ada yang menganggap lebih benar daripada yang lain melainkan harus saling mengisi, saling melengkapi dan bersatu. Apa yang kita laksanakan hari ini, meski kita berasal dari denominasi yang berbeda, dari suku yang berbeda, karena kita adalah masyarakat yang majemuk, namun kita dapat dipersatukan dalam Tuhan. Jangan ada yang menganggap hanya golongannya saja yang akan benar dan akan diselamatkan,” jelas Pdt. Rehpelita Ginting.

Pdt. Rehpelita Ginting menjelaskan bahwa, melalui Kebangkitan-Nya, gereja-gereja dan setiap orang Kristen diajak untuk berani menentukan pilihan dari sekian banyak pilihan yang dihadapi setiap saat, apakah umat Kristiani memilih untuk menjadi “hamba dosa” atau menjadi “hamba kebenaran”. “Rasul Paulus mengingatkan kita, khususnya dalam Roma 6, bahwa setiap pilihan memiliki konsekuensi. Pilihan menjadi “hamba dosa” akan membawa kita kepada maut atau kebinasaan. Pilihan untuk taat kepada Allah dan menjadi “hamba kebenaran” akan membawa kita, maupun masyarakat dimana kita hadir, kepada kemerdekaan dari dosa dan menikmati damai sejahtera-Nya,” tegasnya.

Dalam sambutan Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, M.M, yang dibacakan oleh Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, S.Pi,  berharap agar perayaan paskah ini dapat menjadi momentum perubahan dan harus dapat dimaknai sebagai kebangkitan untuk berbuat sesuatu yang bernilai lebih baik dari sebelumnya, demi kemajuan Kota Sibolga maupun bangsa dan negara.

“Disamping itu, dapat meningkatkan kualitas keimanan yang tercermin dalam perubahan perilaku bermasyarakat yang semakin baik dan toleran. Perayaan paskah ini juga dapat dijadikan momentum untuk membangun silahturahmi untuk mempererat tali persaudaraan. Bukan hanya bagi umat Kristiani saja, melainkan juga mempererat hubungan dengan pemeluk agama lainnya yang ada di Kota Sibolga,” tegasnya.

Dikesempatan itu, dirinya mengungkapkan kepada seluruh umat Kristiani, agar perayaan paskah ini bukan hanya sekedar dirayakan secara seremonial saja, namun harus mengambil hikmah dari pengorbanan Yesus yang mati di kayu salib dan telah bangkit mengalahkan maut. Sebab kebangkitan Yesus telah memberikan kepastian bagi umat Kristiani dan kebangkitan-Nya juga memberi kemenangan, kemerdekaan dan kebebasan. Hal tersebut merupakan perwujudan kasih Allah yang tulus dan dapat menjadi kekuatan bagi setiap orang yang percaya.

Menurut beliau, salah satu tujuan perayaan paskah adalah untuk membangun hubungan antar umat beragama, serta meningkatkan kerukunan umat beragama. “Untuk itu, intisari dari perayaan paskah ini adalah keimanan, ketakwaan dan kepedulian umat Kristiani untuk berbuat serta memberikan yang terbaik. Dan untuk mewujudkannya, hanya dapat dimungkinkan bila kita memiliki kejujuran untuk mengakui kekurangan dan kelemahan, serta keinginan besar yang dilandasi oleh kualitas moral jasmaniah dan rohaniah yang baik dan seimbang. Untuk itu, saya mengucapkan selamat Paskah bagi seluruh umat Kristiani, seru Wakil Wali Kota Sibolga.

Sebelumnya, ketua panitia Marajahan Sitorus melaporkan bahwa, perayaan paskah ini merupakan puncak perayaan akbar Paskah Oikoumene Tahun 2018 Kota Sibolga. Dan diakhir acara dilakukan pengundian lucky draw serta hiburan dengan menampilkan artis Batak, RNB Trio. (tim kominfo)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X