Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

PEMBUKAAN SINODE GODANG HKBP KE – 64 TAHUN 2018

Wali kota Sibolga: Tugas Para Pelayan Gereja Adalah Melayani Bukan Untuk Dilayani

SIBOLGA –  Wali Kota Sibolga Drs H.M. Syarfi Hutauruk, M.M, menghadiri acara Pembukaan Sinode Godang Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Ke-64, Selasa (9/10/2018), di Gedung Seminarium Sipoholon, Pearaja, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara.

Acara Sinode Godang HKBP dilaksanakan mulai Selasa s/d Jumat tanggal 9 – 12 Oktober 2018, yang mengambil Thema “Paulihon Dohot Manuan Marruhut na Denggan Jala Maratur” (membangun dan menanam dengan sopan dan teratur), yang dibuka langsung oleh Ephorus HKBP Pdt. Dr. Darwin Lumbantobing. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas tentang perkembangan dan tantangan pelayanan HKBP, mulai dari tingkat jemaat, resort, distrik dan pusat.

“Sinode Godang 2018 ini, melaksanakan keputusan Sinode Godang tahun 2016 lalu, untuk melaksanakan amandemen pada Sinode Godang HKBP ke-64. Pelaksanaan Sinode Godang ini, telah memenuhi prosedur dalam pelaksanaan sinode Godang 2018,”ucap Ephorus HKBP.

Pelaksanaan Sinode Godang 2018, sebut Ephorus HKBP, juha bagaimana HKBP dalam menyikapi kondisi ekonomi, politik dan sosial budaya. Sedangkan lembaga harus dibentuk sebagai perpanjangan tangan HKBP.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Sibolga didaulat untuk menyampaikan kata sambutan mewakili Kepala Daerah yang hadir. Dalam sambutannya, Wali Kota Sibolga mengatakan “Indonesia adalah sebuah negara yang penduduknya majemuk dari segi suku bangsa, budaya dan agama. Kemajemukan tersebut bukanlah halangan untuk mewujudkan Persatuan dan Kesatuan untuk mewujudkan cita-cita Nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Beliau menambahkan, bahwa salah satu yang utama tugas para pelayan gereja adalah melayani bukan untuk dilayani. Gereja juga harus dapat berbuat dan memikirkan apa yang belum diperbuat orang lain demi kemajuan dan kelangsungan hidup manusia itu sendiri yang benar-benar bermartabat dihadapan sesama manusia terlebih dihadapan Tuhan. Usai menyampaikan kata sambutan, Wali Kota Sibolga Drs.H.M. Syarfi Hutauruk, M.M dengan didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul, menyerahkan sumbangan partisipasi untuk kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam acara Pembukaan Sinode Godang HKBP, Ketua Umum PGI Pdt. Dr. Henriette Tabita Lebang M.Th, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Staf Ahli, Ketua PGI SUMUT, Bupati TOBASA, Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, S.Pi, para Praeses dari 31 Distrik, para Pendeta dan Penatua sebagai peserta Sinode.

“Demi efisiensi waktu dan pembahasan yang profesionalitas, sebanyak 1638 sinodestan dalam peserta Sinode Godang 2018, dengan keahliannya masing-masing, diharap menyumbangkan buah pikirannya,” harap Ephorus HKBP.

Dalam Sinode Godang 2018, pungkas Ephorus HKBP, Sinodestan juga menggumulkan Amandemen III Aturan dan Peraturan HKBP 2002. Semuanya dikondisikan sesuai dengan pergumulan jemaat yang dipergumulkan bersama di dalam sidang-sidang. (amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X