Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA BERANGKATKAN 232 SISWA/i SMA/MA/SMK KOTA SIBOLGA YANG DITERIMA DI PTN

 

SIBOLGA – Wali Kota Sibolga Drs.HM Syarfi Hutauruk,MM memberangkatkan sebanyak 232 siswa asal SMA/SMK/MA yang masuk ke sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Sekolah Tinggi Kedinasan di Indonesia tahun 2016, Jumat (23/7) kemarin, di gedung Nasional Sibolga. Mereka merupakan para siswa yang berhasil masuk PTN lewat jalur undangan.

Acara pemberangkatan dirangkai pemberian bantuan masing – masing sebesar Rp.1.000.000/orang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sibolga Tahun Anggaran (TA) 2016, sekaligus pemberian penghargaan kepada para Kepala Sekolah (Kasek) SMA/MA dan SMK.

Dalam sambutannya Wali Kota Sibolga Drs.H M Syarfi Hutauruk,MM berharap, kepada para siswa calon mahasiswa agar senantiasa giat belajar, beribadah (berdoa), dan bisa menjaga diri dengan baik ditempat baru selama menempuh pendidikan perkuliahan.

“Jangan pulang (kembali) dari tempat kuliah sebelum menyandang (menjadi) Sarjana. Karena perlu saya sampaikan disini, bahwa disitulah nanti, ditempat baru kalian, kalian akan melihat dunia. Disitulah kalian akan diuji ke kanan atau ke kiri atau menjadi Cacing. Tidak usah main – main. Tapi belajar dan gunakan waktu untuk kualitas hidup,” katanya.

Wali kota juga mengharapkan betul wejangan/nasehatnya tersebut dapat dipedomani dan dipegang teguh oleh para siswa calon mahasiswa PTN asal kota Sibolga tersebut.

“Ini saya berharap betul. Karena tidak ada negeri berubah dengan harta, tapi dengan pendidikan. Sebagaimana ada sebuah negara, yang sumber daya alam (SDA) nya besar, tapi kemudian habis dan tidak bisa berbuat apa – apa karena tidak memiliki SDM. Tapi ada negara yang tidak ada SDA nya, tapi memiliki SDM yang bisa membuat sejahtera negaranya seperti Singapura,” tuturnya.

 

Oleh karena itu juga, Wali kota sangat berharap kepada Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kepala Sekolah (Kasek) serta stake holder terkait agar kedepan semakin serius menangani pendidikan di Kota Sibolga. Sehingga jumlah siswa/i asal Kota Sibolga yang masuk PTN semakin banyak, demi pembangunan kota Sibolga kedepan.

Kemudian Disdik juga diharapkan dapat membangun sistem data base para siswa asal Sibolga yang berhasil masuk ke PTN. Di dalam data base tersebut jelas tercantum nama siswa, tempat PTN siswa, foto siswa, alamat siswa, orang tua dan pekerjaan orang tua siswa serta lainnya.

“Soalnya, potensi SDA Sibolga sangat terbatas. Sibolga tidak sama dengan daerah lain yang potensi buminya mampu menyumbang ke negara. Tapi Sibolga hanya bisa meminta bantuan keuangan kepada pemerintah pusat. Beruntung saja, Wali Kota sekarang mampu menjalin komunikasi dengan pusat, sehingga APBD kita sebagai kota kecil tidak beda jauh dengan daerah lain,” ucapnya.

Selanjutnya diharapkan juga kepada disdik Sibolga agar mulai tahun depan mempersipakan dana pendidikan hingga tamat perkuliahan bagi minimal 30 orang siswa calon mahasiswa PTN yang orang tuanya hanya berprofesi semisal sebagai penyapu jalan, tukang sapu, penarik beca, paralong – along dan lainnya.

“Kalau anggaran pemberangkatan ditambah untuk itu (dana pendidikan hingga tamat), berapa lah itu. Atau kalau tidak ada, potong uang dinas perjalanan Wali Kota dan dana – dana rapat Wali Kota,” katanya.

Kadis Pendidikan Kota Sibolga Alpian Hutauruk dalam Laporannya menyampaikan, angka jumlah siswa calon mahasiswa PTN asal kota Sibolga sekarang ini kemungkinan besar masih bisa bertambah, karena pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) lewat jalur mandiri baru akan dilaksanakan mendatang.

“Jadi ke 232 siswa calon mahasiswa PTN asal Kota Sibolga ini masih tercatat lewat jalur undangan, belum jalur mandiri. Terlebih, kemungkinan belum semua siswa yang masuk lewat jalur undangan ini yang sudah melapor atas kelulusannya. Sebagaimana data awal kita terhadap siswa yang masuk lewat jalur undangan hanya sebanyak 202 orang, karena bertamba sebanyak 29 orang lagi dari SMA Negeri 1 Sibolga dari jumlah awal sebanyak 57 orang menjadi 86 orang,” tukasnya.

Soal dana bantuan keberangkatan siswa, menurut Alpian, sebagai bentuk penghargaan dan motivasi Pemko Sibolga kepada para siswa yang diterima masuk PTN dan juga dalam rangka untuk meningkatkan angka partisipasi siswa untuk masuk dan diterima di PTN. “Sebagaimana total perkiraan siswa/i SMA/SMK/MA Kota Sibolga yang masuk PTN sejak tahun 2011 – 2016, kemungkinannya saat ini sudah mencapai 15.000 orang,” pungkasnya.             (ben/amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X