Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

WALI KOTA SIBOLGA LEPAS 163 PETUGAS SENSUS EKONOMI TAHUN 2016

SIBOLGA Wali Kota Sibolga Drs. HM Syarfi Hutauruk, MM melepas sebanyak 163 orang petugas Sensus Ekonomi Tahun 2016 (SE2016) Kota Sibolga, di halaman Kantor Wali Kota Sibolga, Jum’at (29/4) pagi. 

Sesuai amanat UU Nomor 6 Tahun 1960 tentang sensus dan UU Nomor 7 Tahun 1960 tentang statistik kemudian diperbaharui dengan UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik, badan pusat statistik berkewajiban melaksanakan kegiatan sensus ekonomi setiap sepuluh (10) tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam. Sensus ekonomi di Indonesia telah dilaksanakan sebanyak tiga kali yaitu pada tahun 1986, 1996 dan 2006. 

Drs HM Syarfi Hutauruk, MM dalam sambutannya menyampaikan, Sensus Ekonomi (SE)yang dilaksanakan tahun 2016merupakan kegiatan sensus ekonomi yang ke empat (4) di Indonesia. Sensus ekonomi 2016 merupakan kegiatan pendataan lengkap atas seluruh unit usaha/perusahaan yang berada dalam batas-batas wilayah suatu negara.Seluruh informasi yang dikumpulkan bermanfaat untuk mengetahui gambaran tentang performa dan struktur ekonomi suatu negara baik menurut wilayah, lapangan usaha maupun skala usaha”, kata Syarfi. 

Keberadaan suatu unit usaha/perusahaan akan diidentifikasi oleh petugas lapangan dengan cara mengunjungi setiap bangunan tempat tinggal usaha/perusahaan yang berada di wilayah blok sensus secara door to door. 

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2016 secara nasional di seluruh wilayah Indonesia dimulai pada tanggal 1 Mei sampai dengan 31 Mei 2016. Dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi di Kota Sibolga, dibutuhkan petugas lapangan sebanyak 163 orang yang terdiri dari 121 orang petugas pencacah lapangan dan 42 orang petugas pemeriksaan lapangan”, ucapnya. 

Wali Kota juga menyampaikan, meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) yang bertanggung jawab untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2016,tetapi Sensus ini merupakan hajatan besar bangsa Indonesia, milik kita semua. Oleh karenanya, data yang dihasilkan dari kegiatan ini akan menjadi landasan bagi perencanaan pembangunan bagi seluruh rakyat Indonesia.“Artinya, hasil pencacahan Sensus Ekonomi 2016 akan digunakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, pengusaha besar/kecil, para pedagang, dan seluruh masyarakat kota Sibolga”, katanya. 

Sadar akan pentingnya data SE2016 nantinya, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawal kegiatan ini agar berhasil seperti yang diharapkan. Berikanlah sumbangsih kita, dengan menerima dan mendukung petugas SE2016 yang datang ke rumah kita. Utamanya, jika kita memiliki usaha, berikanlah informasi yang jujur, yang apa adanya terkait usaha yang dimiliki. Tidak perlu takut atau khawatir, karena data yang di kumpulkan kerahasiannya di lindungi oleh UU No. 16 Tahun 1997 tentang statistik dan tidak ada hubungannya dengan pajak,  tegas Syarfi Hutauruk.             

Hadir dalam pelepasan petugas Sensus Ekonomi Tahun 2016, yakni Wakil Wali Kota Sibolga Edi Polo Sitanggang, para pimpinan SKPD.              (amir)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X