Situs Resmi Pemerintah Kota Sibolga

MUSYAWARAH DAERAH KE-16 MUHAMMADIYAH KOTA SIBOLGA

SIBOLGA Sehubungan telah berakhirnya periodesasi Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Sibolga periode 2010 – 2015, Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Sibolga melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) ke 16 Periode 2015 – 2020, yang dilaksanakan di gedung Nasional Kota Sibolga, Jum’at (28/03). Musda ini mengambil Tema “Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia yang Berkemajuan”.

Wali Kota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk dalam sambutannya menyampaikan, Muhammadiyah sudah lama dikenal sebagai organisasi yang kaya gagasan dan penuh kreatifitas. Amal usaha Muhammadiyah menyebar di seluruh pelosok Nusantara. Tidak hanya di kota-kota, tapi juga di desa-desa. Negara ini benar-benar berhutang kepada Muhammadiyah. 

“Bayangkan berapa ratus ribu bahkan jutaan bayi, anak bangsa ini yang terlahir di rumah sakit Muhammadiyah atau klinik bersalin di seluruh pelosok negeri ini. Berapa juta orang yang menyelesaikan pendidikan di sekolah-sekolah dan Universitas Muhammadiyah, belum lagi panti asuhan, koperasi, Baitul Mal dan amal usaha lainnya, sekali lagi kita semua menaruh hormat dan berterima kasih pada kontribusi Muhammadiyah” kata Syarfi. 

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. DR. H. Hasyimsyah Nasution, MA sebelum membuka secara resmi acara ini menyampaikan dalam pidatonya, anggaran dasar Muhammadiyah pasal 3 menyebutkan bahwa Muhammadiyah gerakan Islam Dakwah amar ma’aruf nahi munkar yang berdasarkan Alqur’an dan sunnah serta tajdid. Kata gerakan itu sengaja diletakkan dalam definisi dari Muhammadiyah sebagai ciri Muhammadiyah untuk hidup, aktif dan beramal, sehingga Muhammadiyah itu sudah berusia 104 tahun. Dan tidak ada organisasi yang hidup sampai 104 tahun lamanya.   

“Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan, itulah yang saat ini sedang dibangun untuk Negara Indonesia, bagi Muhammadiyah sendiri, ibarat melintasi dimensi ruang dan dimensi waktu dan hal tersebut bukan hal yang baru lagi bagi Muhammadiyah, melainkan sebuah visi yang harus dijalankan oleh Penggagas KH. Ahmad Dahlan se-abad yang lalu” ucapnya. 

Sesuai dengan tema pada Musda ini, Ketua PD Muhammadiyah Kota Sibolga Nadzran, SE menyampaikan, bahwa tema ini menunjukkan sikap batin Muhammadiyah kepada negara yang tidak perlu diragukan lagi, sikap komitmen Muhammadiyah kepada pemerintah yang besar bahwa pemerintah adalah mitra strategis Muhammadiyah. Muhammadiyah sangat konsisten untuk membantu pemerintah dan negara lewat dakwah-dakwah pencerahan, dengan pelayanan pendidikan, pelayanan sosial, pelayanan pemberdayaan masyarakat dan aspek-aspek lainnya. 

Nadzran menambahkan,atas nama pimpinan daerah Muhammadiyah dan keluarga besar Muhammadiyah Kota Sibolga, saya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Sibolga yang telah begitu banyak membantu dan berpartisipasi mendukung jalannya persyarikatan Muhammadiyah dan juga terimakasih kepada masya
rakat Kota Sibolga yang menjadi simpatisan Muhammadiyah yang juga memberikan kontribusi kepada Muhammadiyah”
kata Nadzran
 

Sebelumnya, Ketua Panitia pelaksanaan Musda Muhammadiyah ke 16 dr. Fauzan Amri mengatakan dalam laporannya, peserta Musda Muhammadiyah ke 16 ini berjumlah 57 orang yang berasal dari pimpinan cabang dan pimpinan ranting Muhammadiyah se-Kota Sibolga,  organisasi otonom Muhammadiyah tingkat Daerah Kota Sibolga, serta unsur pimpinan daerah Muhammadiya Kota Sibolga.             (rian)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *